SKTTK Transmisi Tenaga Listrik, Pahami Ini Sebelum Mengurusnya

Bidang Transmisi Tenaga Listrik memiliki ruang lingkup pekerjaan yang spesifik karena berkaitan dengan jaringan tegangan tinggi, ekstra tinggi, dan ultra tinggi serta fasilitas gardu induk. Karena itu, pengurusan SKTTK pada bidang ini perlu disesuaikan dengan skema, jabatan kerja, dan pengalaman yang benar-benar dimiliki. Memahami petanya sejak awal akan membantu tenaga teknik menentukan pilihan sertifikasi dengan lebih tepat.

skttk ketenagalistrikan serkom

Mengenal Bidang Transmisi dalam Struktur SKTTK

Bidang Transmisi Tenaga Listrik berkaitan dengan penyaluran tenaga listrik melalui jaringan tegangan tinggi, ekstra tinggi, dan ultra tinggi serta fasilitas gardu induk sebagai bagian dari sistem tenaga listrik.

Ruang lingkup tersebut membuat pekerjaan di bidang Transmisi berbeda dari Distribusi maupun instalasi pada sisi pengguna akhir.

Dalam sistem SKTTK, tenaga teknik perlu memilih skema dan jabatan kerja yang sesuai dengan pekerjaan yang dijalankan. Karena itu, pengalaman pada jaringan transmisi maupun gardu induk perlu dipetakan terlebih dahulu sebelum menentukan sertifikasi yang akan diajukan.

Peta Skema dan Jabatan Kerja SKTTK Transmisi

Struktur SKTTK Transmisi mencakup beberapa kelompok kegiatan yang berkaitan dengan fungsi pekerjaan tenaga teknik. Di antaranya:

  • Konsultansi Perencanaan
  • Konsultansi Pengawasan
  • Pembangunan dan Pemasangan
  • Pemeriksaan dan Pengujian
  • Pengoperasian
  • Pemeliharaan

Selain kelompok tersebut, terdapat pula skema yang berkaitan dengan pekerjaan jaringan transmisi dalam keadaan bertegangan, Ahli Transmisi Tenaga Listrik, serta Pekerjaan Operasi Sistem.

Keberadaan skema tersebut menunjukkan bahwa sertifikasi Transmisi tidak hanya berkaitan dengan pembangunan fisik jaringan, tetapi juga mencakup pengujian, pengoperasian, pemeliharaan, dan pengelolaan sistem tenaga listrik.

Karena setiap skema memiliki jabatan dan persyaratan kompetensi tersendiri, pemohon sebaiknya tidak memilih berdasarkan nama pekerjaan secara umum.

Baca juga: Panduan Memahami Level Kompetensi SKTTK Tenaga Listrik

Jaringan Transmisi dan Gardu Induk Memiliki Ruang Lingkup Berbeda

Pekerjaan Transmisi dapat berkaitan dengan jaringan tegangan tinggi, ekstra tinggi, dan ultra tinggi maupun gardu induk. Kedua lingkungan kerja tersebut memiliki ruang lingkup teknis yang berbeda sehingga pengalaman kerja perlu disesuaikan dengan jabatan yang diajukan.

Tenaga teknik yang selama ini menangani jaringan transmisi sebaiknya menyiapkan bukti pengalaman yang menunjukkan pekerjaan pada jaringan tersebut.

Sanksi Tenaga Listrik Bekerja Tanpa SKTTK

Begitu pula tenaga teknik yang lebih banyak bekerja di gardu induk perlu memastikan pengalaman dan kompetensinya mendukung jabatan kerja yang berkaitan dengan fasilitas tersebut.

Dengan cara ini, dokumen yang diajukan tidak sekadar menunjukkan bahwa seseorang pernah bekerja di sektor ketenagalistrikan, tetapi juga memperlihatkan relevansinya dengan skema kompetensi yang dipilih.

Persyaratan PJT dan Tenaga Teknik untuk Jasa Pembangunan dan Pemasangan

Untuk usaha jasa pembangunan dan pemasangan pada bidang Transmisi, persyaratan tenaga teknik berbeda menurut kualifikasi badan usaha.

Berdasarkan Permen ESDM Nomor 12 Tahun 2021, kualifikasi Kecil membutuhkan satu Penanggung Jawab Teknik (PJT) dengan SKTTK minimal Level 5 dan satu Tenaga Teknik minimal Level 3.

Kualifikasi Menengah membutuhkan satu PJT Level 5 dan sedikitnya dua Tenaga Teknik Level 3. Sementara itu, kualifikasi Besar membutuhkan satu PJT Level 5 dan sedikitnya tiga Tenaga Teknik Level 3.

Ketentuan tersebut berlaku untuk konteks jenis usaha dan ruang lingkup Transmisi yang diatur dalam ketentuan terkait. Karena itu, perusahaan sebaiknya memastikan jenis usaha, bidang, dan subbidang yang diajukan sebelum menyiapkan personel pendukung SBUJPTL.

Siapkan Dokumen yang Sesuai dengan Skema dan Jabatan Kerja

Dokumen administrasi SKTTK pada dasarnya mencakup data identitas, pendidikan, riwayat hidup, dan dokumen pendukung sesuai skema sertifikasi.

Namun, untuk bidang Transmisi, relevansi pengalaman kerja menjadi perhatian penting ketika memilih jabatan dan menyiapkan portofolio.

Dokumen yang disiapkan sebaiknya menunjukkan keterlibatan nyata dalam pekerjaan yang sesuai dengan skema. Foto atau video kegiatan, dokumen penugasan, instruksi kerja, serta bukti pengalaman perlu disesuaikan dengan persyaratan sertifikasi yang digunakan.

Kesalahan memilih jabatan yang tidak sesuai dengan pengalaman dapat membuat dokumen pendukung sulit digunakan untuk membuktikan kompetensi yang dipersyaratkan. Karena itu, pemetaan pengalaman sebaiknya dilakukan sebelum proses pendaftaran.

Pastikan Pilihan SKTTK Transmisi Sudah Tepat Sejak Awal

Pengurusan SKTTK bidang Transmisi membutuhkan ketelitian dalam menentukan skema, jabatan kerja, serta kesesuaian pengalaman dan dokumen pendukung. Memahami ruang lingkup jaringan transmisi dan gardu induk sejak awal juga membantu tenaga teknik memilih sertifikasi yang lebih tepat.

SKTTK Transmisi Tenaga Listrik

Jika perusahaan atau tenaga teknik Anda membutuhkan pendampingan dalam pengurusan SKTTK Transmisi, Kreasi Mandiri siap membantu mempersiapkan dokumen dan proses sertifikasi sesuai ketentuan yang berlaku.

FAQ

Apakah SKTTK Transmisi dapat digunakan untuk memenuhi persyaratan SBUJPTL Distribusi?

Tidak. Sertifikat harus sesuai dengan bidang dan subbidang yang dipersyaratkan dalam permohonan SBUJPTL.

Apakah pengalaman di gardu induk dapat digunakan untuk semua jabatan kerja Transmisi?

Tidak selalu. Pengalaman yang diajukan harus relevan dengan skema dan jabatan kerja yang dipilih.

Berapa lama masa berlaku SKTTK Transmisi?

SKTTK berlaku selama 3 tahun sejak diterbitkan dan perlu diperpanjang sesuai ketentuan yang berlaku.