Solusi Pengurusan Ska Teknik Lingkungan Paling Cepat

Solusi Pengurusan Ska Teknik Lingkungan Paling Cepat

Perannya ebagai asosiasi profesi di bidang teknik lingkunga, IATPI tentunya mengembangkan program sertifikasi yang ditujukkan kepada para angotanya yang bergerak di bidang jasa konstruksi. Adanya program tersebut dilakukan untuk memenuhi kewajiban ketenaga-ahian jasa konstruksi sebagaimana yang diamanatkan dalam undang-undang. Terutama pada pasal 9 Undang-Undang No. 18 Tahun 1999 tentang Jasa Konstruksi.

Apa itu IATPI?

IATPI merupakan Ikatan Ahli Teknik Penyehatan dan Teknik Lingkungan Indonesia. Keberadaan dari IATPI ini telah diakui oleh Lembaga Pengembangan Jasa Konstruksi (LPJK) untuk menerbitkan sertifikat keahlian. Hingga saat ini IATPI tersebut telah banyak mengeluarkan sertifikat lebih dari 700 lembar untuk peringkat Muda, Madya, dan Utama.

Bagi Anda yang bergerak di bidang teknik lingkungan dan Anda akan mengurus SKA, maka Anda bisa melalui lembaga ini. Lembaga ini akan membantu dalam penerbitan Sertifikat keahlian tersebut. Baik untuk sertifikat daam bentuk hardcopy maupun dalam bentuk digital atau softcopy. Namun sebelum mengurus SKA tersebut, tentunya sebagai pemohon perlu memahami syarat dan ketentuan yang dibutuhkan untuk SKA.

Sebelum mengetahui syarat pengurusan SKA tersebut, mari kita simak beberapa hal berikut :

  1. Penerbitan SKA merupakan KEWENANGAN PENUH dari USTK LPJK. Bila permohonan ditolak, maka pihak LPJK hanya mengembalikan biaya pengembangan IT dan registrasi.
  2. Menurut surat Edaran LPJKN Nomor : 13/SE/LPJK-N/XII/2014 , tentang  Persyaratan Ijazah/latar belakang pendidikan bagi pemohon SKA.

Baca juga : Cara Pengurusan NIK Dan Syaratnya

Mengenal Sub Klasifikasi Tata Lingkungan

Ahli Teknik lingkungan adalah ahli yang memiliki kompetensi merancang bentuk dan struktur teknik lingkungan, melaksanakan dan mengawasi pekerjaan konstruksi teknik lingkungan dan pemasangan instalasi teknk lingkungan.

Pendidikan : Pemegang Ijazah Teknik Lingkungan

Pengalaman Kerja:

  • Muda: 3 tahun bekerja pada bidang teknik lingkungan untuk D3, 1 tahun untuk D4 dan S1.
  • Madya: 8 tahun bekerja pada bidang teknik lingkungan untuk D3, 6 Tahun untuk D4 dan S1, 3 tahun untuk S2 dan 1 tahun untuk S3
  • Utama: 10 tahun bekerja pada bidang teknik lingkungan untuk D4 dan S1, 8 tahun untuk S2 dan 4 tahun untuk S3

Ahli Teknik sanitasi dan limbah adalah ahli yang memiliki kompetensi merancang instalasi merancang lokasi dan proses sanitasi dan limbah, melakasanakan dan mengawasi pekerjaan pembangunan sanitasi dan limbah

Pendidikan: Pemegang Ijazah Teknik Lingkungan, Teknik Penyehatan.

Pengalaman Kerja:

  • Muda: 3 tahun bekerja pada bidang teknik sanitasi dan limbah untuk D3, 1 tahun untuk D4 dan S1.
  • Madya: 8 tahun bekerja pada bidang teknik sanitasi dan limbah untuk D3, 6 Tahun untuk D4 dan S1, 3 tahun untuk S2 dan 1 tahun untuk S3
  • Utama: 10 tahun bekerja pada bidang teknik sanitasi dan limbah untuk D4 dan S1, 8 tahun untuk S2 dan 4 tahun untuk S3

Ahli Teknik Air Minum adalah ahli yang memiliki kompetensi merancang instalasi air minum , melaksanakan dan mengawasai pekerjaan pembangunan Instalasi air minum

Pendidikan: Pemegang  Ijazah Teknik Lingkungan, Teknik Penyehatan dan Teknik Kimia.

Pengalaman Kerja:

  • Muda: 3 tahun bekerja pada bidang air minum untuk D3, 1 tahun untuk D4 dan S1.
  • Madya: 8 tahun bekerja pada bidang air minum untuk D3, 6 Tahun untuk D4 dan S1, 3 tahun untuk S2 dan 1 tahun untuk S3
  • Utama: 10 tahun bekerja pada bidang air minum untuk D4 dan S1, 3 tahun untuk S2 dan 1 tahun untuk S3

Prosedur Dalam Mengajukan Permohonan SKA-LPJK melalui IATPI

Untuk dapat memiliki SKA atau sertifikat keahlian, Anda bisa mengajukannya melalui IATPI. Adapun prosedur pengurusan SKA LPJK melalui IATPI, prosedur yang perlu dilakukan adalah :

  1. Daftar menjadi anggota IATPI secara online di http://anggota.iatpi.org/registrasi/index/ (tidak perlu menunggu konfirmasi langsung ke nomor 2 )
  2. Isi Curriculum Vitae (terlampir)
  3. Siapkan dokumen-dokumen di bawah ini (terlampir) di kertas A4 :
  • Fotocopy ijasah pendidikan S1 (S2 dan S3 bila jenjang pendidikan sudah sampai tahap tersebut) yang sesuai dengan kompetensi kerja yang dimiliki, untuk permohonan baru harus DILEGALISASI  oleh lembaga pendidikan yang mengeluarkan ijazah, kantor pos, atau notaris.  Untuk perpanjangan bisa dengan fotocopy nya saja.
  • Fotocopy warna Kartu Tanda Penduduk (KTP) yang masih berlaku.
  • Fotocopy warna Kartu Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) perseorangan.
  • Curriculum Vitae pada langkah 2 dicetak dan ditandatangani dengan tinta warna BIRU.
  • Surat Permohonan SKA (sesuai kualifikasi yang diajukan) dicetak dan diisi serta ditandatangani dengan tinta/ballpoint warna BIRU.
  • Surat Pernyataan Kebenaran Data dicetak dan diisi serta ditandatangani di atas materai Rp 6000 dengan tinta/ballpoint warna BIRU.
  • SKA asli (Khusus untuk perpanjangan)
  • Bukti bayar biaya sertifikasi
  • Pas foto berwarna terbaru ukuran 3 x 4 sebanyak 2 lembar, menghadap ke depan dengan pakaian rapi (bukan kaos).

Form Penilaian Mandiri F19 yang terlampir tersebut kemudian dicetak dan diisi juga ditandatangani menggunakan tinta biru.

  1. File Word nomor 2. Anda bisa lakukan scan bentuk PDF dokumen nomor 3.A. s/d 3.M. di atas dan kemudian kirim melalui email PRIBADI (bisa di CC-kan ke yang mengurus) ke iatpi.sertifikasi@gmail.com dengan subject “Permohonan SKA-TL <status> <kualifikasi> – <nama lengkap>” dengan ketentuan berikut :
  • Status : Baru, Perpanjangan
  • Kualifikasi : Muda, Madya, Utama

Itulah tata cara pengurusan SKA melalui IATPI. Buat Anda yang tidak ingin membuang waktu dan tenaga terlalu banyak, bisa lakukan konsultasi kepada Kami atau gunakan jasa Kami. Hubungi Kami untuk informasi lebih lanjut.

Layanan kami lainnya :

  1. pengurusan ska tenaga ahli konsultan dan konstruksi
  2. pengurusan ska tenaga ahli teknik bangunan gedung
  3. pengurusan ska ahli teknik mekanikal
Begini Pengurusan Sertifikat Keahlian Kode/Bidang 405 Ahli Teknik Elektronika dan Telekomunikasi dalam Gedung

Begini Pengurusan Sertifikat Keahlian Kode/Bidang 405 Ahli Teknik Elektronika dan Telekomunikasi dalam Gedung

Tenaga ahli teknik elektronika dan telekomunikasi dalam gedung, wajib untuk memiliki SKA atau sertifikat keahlian. Kepemilikan SKA atau sertifikat keahlian ini cukup penting, karena SKA dapat dijasikan sebagai bukti kompetensi tenaga ahli konstruksi. Meskipun dalam kepemilikannya si tenaga ahli harus memenuhi berbagai syarat dan ketentuan, namun pastinya bila sudah memiliki SKA akan memberikan banyak manfaat bagi tenaga ahli tersebut.

Pengertian Ahli Teknik Elektronika Dan Telekomunikasi Dalam Gedung

Bila Anda akan mengurus SKA, sebagai tenaga ahli maka Anda harus memahami terlebih dahulu pengertian dari ahli teknik tersebut. Ya, ahli teknik elektronika dan telekomunikasi dalam gedung adalah ahli yang memiliki kompetensi merancang bentuk dan struktur elektronika dan telekomunikasi dalam gedung. Melaksanakan dan mengawasi pekerjaan konstruksi elektronika dan telekomunikasi dalam gedung dan pemasangan instalasi elektronika dan telekomunikasi dalam gedung.

Manfaat Memiliki Sertifikat Keahlian Kode/Bidang 405 Ahli Teknik Elektronika Dan Telekomunikasi Dalam Gedung

Begini Pengurusan Sertifikat Keahlian Kode/Bidang 405 Ahli Teknik Elektronika dan Telekomunikasi dalam GedungJika sudah memiliki Sertifikat keahlian, tentunya akan memberikan banyak manfaat bagi tenaga ahli tersebut. Adapun keuntungannya salah satunya adalah dapat menjadi penunjang hasil dalam proyek kostruksi, juga dapat menjadi acuan jaminan kualitas setiap pekerja. Disamping itu, kepemilikan SKA juga dapat menjadi acuan apakah tenaga ahlo tersebut berkualitas atau tidak.

SKA juga dapat memberikan kemudahan bagi pemiliknya, namun pastinya harus sesuai dengan kualifikasi yang diurus. Nah khususnya untuk tenaga ahli teknik elektronika dan telekomunikasi dalam gedung, terdapat tiga kualifikasi tingkatan SKA. Berikut kualifikasi atau tingkatan SKA pada ahli teknik elektronika dan telekomunikasi dalam gedung :

  • SKA Ahli Muda,
  • SKA Ahli Madya
  • SKA Ahli Utama.

Lebih jelasnya :

  1. SKA Ahli Muda dipersyaratkan bagi perusahaan yang berkualifikasi Menengah (M1), dengan nilai modal disetor yang tercantum dalam AKTA atau nilai kekayaan dalam SIUP senilai DIATAS Rp. 500 juta hingga Rp.10 Milyar.
  2. SKA Ahli Madya dipersyaratkan bagi perusahaan yang berkualifikasi Menengah 2 (M2), dengan nilai modal disetor yang tercantum dalam AKTA atau nilai kekayaan dalam SIUP senilai DIATAS Rp. 10 Milyar hingga Rp 50 Milyar.
  3. SKA Ahli Utama dipersyaratkan bagi perusahaan yang berkualifikasi Besar 1 2 (B1/B2), dengan nilai modal disetor yang tercantum dalam AKTA atau nilai kekayaan dalam SIUP senilai DIATAS Rp 50 Milyar keatas. Kualifikasi SKA juga berpengaruh untuk kebutuhan perusahaan sesuai dengan kualifikasi perusahaan.  Kebutuhan SKA untuk Perusahaan Kontraktor

Persyaratan Umum Pembuatan Sertifikat Keahlian Kode/Bidang 405 Ahli Teknik Elektronika dan Telekomunikasi dalam Gedung

Selain memahami kualifikasi atau tingkatan SKA yang tepat, sebagai tenaga ahli Anda juga perlu mempersiapkan berbagai persyaratan umum yang dibutuhkan. Berikut persyaratan umum yang harus dipersiapkan :

  1. Melampirkan ijazah dan transkip nilai yang telah dilegalisir ASLI
  2. Melampirkan copy KTP yang masih berlaku
  3. Melampirkan pas photo berwarna ukuran 3 x 4
  4. Melampirkan asli daftar riwayat hidup yang ditandatangani tenaga ahli
  5. Melampirkan sertifikat kursus/keahlian yang dimiliki (jika ada)
  6. Melampirkan surat kuasa diatas materai
  7. Melampirkan surat pernyataan kebenaran data tenaga ahli perusahaan diatas materai

Disamping persyaratan dokumen tersebut, Anda juga harus memenuhi beberapa persyaratan yang sesuai dengan kualifikasinya yaitu :

  1. Persyaratan Pembuatan Sertifikat Keahlian Kode/Bidang 405 Ahli Teknik Elektronika dan Telekomunikasi dalam Gedung Muda

Minimal Lulusan Teknik D3 sesuai bidang dengan masa pengalaman min. 5 tahun, atau Lulusan Teknik S1 sesuai bidang dengan masa pengalaman min, 2 tahun. Lulusan Teknik S2 sesuai bidang dengan masa pengalaman min, 1 tahun

  1. Persyaratan Pembuatan Sertifikat Keahlian Kode/Bidang 405 Ahli Teknik Elektronika dan Telekomunikasi dalam Gedung Madya

Minimal Lulusan Teknik S1 sesuai bidang dengan masa pengalaman min. 7 tahun, atau Lulusan Teknik S2 sesuai bidang dengan masa pengalaman min. 2 tahun, atau

  1. Persyaratan Pembuatan Sertifikat Keahlian Kode/Bidang 405 Ahli Teknik Elektronika dan Telekomunikasi dalam Gedung Utama

Minimal Lulusan Teknik S1 sesuai bidang dengan masa pengalaman min. 12 tahun, atau Lulusan Teknik S2 sesuai bidang dengan masa pengalaman min. 5 tahun.

Harga Jasa Pembuatan SKA Untuk Tenaga Ahli Elektronika Dan Telekomunikasi Dalam Gedung

Untuk biaya pembuatan SKA tenaga ahli ini, tergantung dari jenis SKA yang diurus. Anda bisa melakukan konsultasi terkait pembuatan SKA tersebut dengan menghubungi nomor Kami.

Pengurusan SKA Tenaga Ahli Konsultan Dan Konstruksi

Pengurusan SKA Tenaga Ahli Konsultan Dan Konstruksi

Mengurus pembuatan SKA tenaga ahli konsultan dan konstruksi pada dasarnya sangat mudah bila sudah memenuhi prosedur, serta syarat yang benar. Termasuk untuk pembuatan SKA tenaga ahli konsultan dan konstruksi, setiap yang bergerak di bidang ini maka perlu memiliki SKA. SKA untuk tenaga ahli konsultan dan konstruksi sama halnya dengan SKA tenaga ahli lain. Karena SKA tersebut diurus oleh lembaga pemerintah LPJK.

Apapun jenis SKA yang diurus termasuk SKA ini, maka seseorang harus mampu memenuhi syarat kompetensi yang ada berdasarkan kefungsian, keahlian dan disiplin ilmu. Hal tersebut yang tertera di dalam pasal 8, UU No. 2 Tahun 2017 tentang Jasa Konstruksi. Dituliskan dalam pasal tersebut bahwa sertifikasi, registrasi dan syarat SKA disediakan oleh LPJK. Dimana Lembaga Pengembang Jasa Konstruksi ini kemudian mensyaratkan tenaga ahli wajib memenuhi beberapa syaratuntuk memiliki SKA.

Sertifikat Keahlian Tenaga Ahli Konsultan dan Konstruksi

Perlu diketahui terlebih dahulu bahwa Jasa Perencana dan Pengawas Konstruksi (Konsultan) merupakan bidang usaha untuk badan usaha jasa konstruksi yang Melakukan Pekerjaan di bidang Perencanaan dan Pengawasan Pekerjaan Konstruksi (Konsultan). Adapun lingkup pekerjaannya meliputi pekerjaan jasa design arsitektur, jasa desain interior, design engineering, jasa penilai perawatan dan kelayakan bangunan gedung, jasa survey, perencana tata Kota/wilayah, jasa pembuatan Peta, Jasa Pengujian, Jasa Inspeksi Teknis, konsultansi lingkungan dan manajemen proyek.

Ketentuan dan Persyaratan SKA Tenaga Ahli Konsultan dan Konstruksi

Untuk memperoleh SKA, ada ketentuan dan persyaratan kualifikasi usaha yang harus dipenuhi oleh si tenaga ahli. Baik itu untuk permohonan SKA baru, upgrade atau perpanjangan. Adapun untuk upgrade atau perpanjang ketentuan yang harus dipenuhi adalah persyaratan tenaga kerja, kekayaan bersih dan pengalaman kerja.

Agar memudahkan Anda dalam mengetahui kualifikasi usaha, berikut lebih lengkapnya mengenai kualifikasi tersebut :

  • Kualifikasi Kecil K1 SKA Tenaga Ahli Konsultan dan Konstruksi

Badan usaha Jasa Konstruksi dapat memiliki Maksimum 6 (Enam) Sub Klasifikasi Usaha dalam 3 (Tiga) Klasifikasi yang berbeda.

  1. Persyaratan Tenaga Kerja/Tenaga Ahli Setiap Klasifikasi Usaha yang diajukan harus ada 1 orang tenaga ahli yang memiliki Sertifikat Keahlian (SKA) ahli muda sebagai Penanggung Jawab Klasifikasi (PJK).
  2. Salah satu PJK boleh merangkap sebagai Penanggung Jawab Teknik (PJT).
  3. Persyaratan Kekayaan Bersih Sub kualifikasi K1 harus memiliki kekayaan bersih paling sedikit Rp. 50.000.000,- (Lima Puluh Juta Rupiah)
  4. Persyaratan Pengalaman Kerja Persyaratan pengalaman kerja tidak dibutuhkan.
  5. Kualifikasi Kecil K2 SKA Tenaga Ahli Konsultan dan Konstruksi
  6. Badan usaha Jasa Konstruksi dapat memiliki Maksimum 18 (Delapan Belas) Sub Klasifikasi Usaha dalam 6 (Enam) Klasifikasi yang berbeda.

Note :

  1. Persyaratan Tenaga Kerja/Tenaga Ahli Setiap Klasifikasi Usaha yang diajukan harus ada 1 orang tenaga ahli yang memiliki Sertifikat Keahlian (SKA) ahli muda sebagai Penanggung Jawab Klasifikasi (PJK). Salah satu PJK boleh merangkap sebagai Penanggung Jawab Teknik (PJT).
  2. Persyaratan Kekayaan Bersih Sub kualifikasi K2 harus memiliki kekayaan bersih minimal Rp. 100.000.000,- (Seratus Juta Rupiah).
  3. Persyaratan Pengalaman Kerja Harus memiliki pengalaman pekerjaan konsultan kualifikasi K1 selama 4 tahun terakhir dengan total nilai kumulatif pekerjaan Rp. 500.000.000,- untuk setiap subklasifikasi yang dimiliki.
  • Kualifikasi Menengah M1 SKA Tenaga Ahli Konsultan dan Konstruksi

Badan Usaha Jasa Konstruksi dapat memiliki Maksimum 20 (Dua Puluh) Sub Klasifikasi Usaha dalam 6 (Enam) Klasifikasi yang berbeda. Adapun persyaratannya :

  1. Persyaratan Tenaga Kerja/Tenaga Ahli Setiap Sub Klasifikasi Usaha yang diajukan harus ada tenaga ahli yang memiliki Sertifikat Keahlian (SKA) ahli madya dan bisa merangkap untuk maksimum 2 sub klasifikasi. Tenaga ahli tersebut juga bisa merangkap sebagai Penanggung Jawab Teknik (PJT) atau sebagai Penanggung Jawab Klasifikasi (PJK).
  2. Persyaratan Kekayaan Bersih Sub kualifikasi M1 harus memilki kekayaan bersih paling sedikit Rp. 150.000.000,- (Seratus Lima Puluh Juta Rupiah).
  3. Persyaratan Pengalaman Kerja sub kualifikasi M1 harus memiliki pengalaman melaksanakan pekerjaan sub kualifikasi K2 dengan total nilai kumulatif perolehan sekarang paling sedikit Rp 750.000.000,- (Tujuh Ratus Lima Puluh Juta Rupiah) yang diperoleh dalam kurun waktu 10 (Sepuluh) tahun atau bagi badan usaha baru memiliki nilai kumulatif pekerjaan pengalaman PJT/PJK paling sedikit Rp. 750.000.000,- (Tujuh Ratus Lima Puluh Juta Rupiah).
  • Kualifikasi Menengah M2 SKA Tenaga Ahli Konsultan dan Konstruksi

Badan Usaha Jasa Konstruksi dapat memiliki Maksimum 20 (Dua Puluh) Sub Kualifikasi dalam 6 (Enam) Klasifikasi yang berbeda. Adapun persyaratannya :

  1. Persyaratan Tenaga Kerja/Tenaga Ahli Setiap Sub Klasifikasi Usaha yang diajukan harus ada tenaga ahli yang memiliki Sertifikat Keahlian (SKA) ahli madya 1 orang yang berbeda sebagai Penanggung Jawab Teknik (PJT) dan 1 orang sebagai Penanggung Jawab Klasifikasi (PJK) untuk setiap Klasifikasi,
  2. Persyaratan Kekayaan Bersih Sub kualifikasi M2 harus memiliki kekayaan bersih paling sedikit Rp. 300.000.000,- (Tiga Ratus Juta Rupiah).
  3. Persyaratan Pengalaman Kerja Sub kualifikasi M2, memiliki pengalaman melaksanakan pekerjaan subkualifikasi M1 dengan total nilai kumulatif perolehan sekarang paling sedikit Rp 1.500.000.000,- (Satu Milyar Lima Ratus Juta Rupiah) yang diperoleh dalam kurun waktu 10 (sepuluh) tahun.
  • Kualifikasi Besar B SKA Tenaga Ahli Konsultan dan Konstruksi

Badan usaha jasa konstruksi dapat memiliki Sub Klasifikasi tidak terbatas (sesuai kemampuan). Adapun persyaratannya :

  1. Persyaratan Tenaga Kerja / Ahli Setiap Sub Klasifikasi Usaha yang diajukan harus ada tenaga ahli yang memiliki Sertifikat keahlian (SKA) ahli madya dan bisa merangkap untuk maksimum 2 sub klasifikasi. Serta memiliki tenaga ahli 1 orang yang berbeda sebagai Penanggung Jawab Teknik (PJT) dan 1 orang sebagai Penanggung Jawab Klasifikasi (PJK) untuk setiap Klasifikasi.
  2. Persyaratan Kekayaan Bersih Sub kualifikasi B, memiliki kekayaan bersih paling sedikit Rp. 500.000.000,- (Lima Ratus Juta Rupiah).
  3. Persyaratan Pengalaman Kerja Sub kualifikasi B harus memiliki pengalaman melaksanakan pekerjaan subkualifikasi M2 dengan total nilai kumulatif perolehan sekarang paling sedikit Rp 2.500.000.000,- (Dua Milyar Lima Ratus Juta Rupiah) yang diperoleh dalam kurun waktu 10 (Sepuluh) tahun.

Bila sudah memenuhi persyaratan dan ketentuan tersebut, maka Anda hanya perlu mempersiapkan dokumen yang dibutuhkan untuk keperluan SKA. Dalam hal ini, Anda bisa segera langsung menghubungi Kami Adhikari Kreasi Mandiri. Kami siap bantu Anda untuk mengurus pembuatan SKA tenaga ahli konsultan dan konstruksi bagi Anda yang membutuhkannya.

Pengurusan Sertifikat Keahlian Kode/Bidang 201 Ahli Teknik Bangunan Gedung

Pengurusan Sertifikat Keahlian Kode/Bidang 201 Ahli Teknik Bangunan Gedung

Kepemilikan SKA atau sertifikat keahlian khususnya untuk ahli teknik bangunan gedung wajib dimiliki sebagai bukti kompetensi ahli konstruksi. Ahli teknik bangunan sendiri adalah ahli yang memiliki kompetensi merancang, melaksanakan, dan juga mengawasi pekerjaan struktur bangunan gedung yang menguasai bangunan gedung. Bagi yang ahli di bidang ini, sudah seharusnya juga memiliki sertifikat sebagai bukti untuk kompetensinya.

Manfaat memiliki Sertifikat Keahlian Kode/Bidang 201 Ahli Teknik Bangunan Gedung

Bila seseorang ahli bidang bangunan gedung memiliki SKA atau sertifikat keahlian, kenyataannya dapat memberikan banyak manfaat bagi pemiliknya. Kepemilikan tersebut dapat menjadi penunjang hasil dalam suatu proyek Konstruksi dan acuan jaminan kualitas setiap pekerja, dll, sehubungan dengan pekerjaan Konstruksi. Sehingga, kepemilikan SKA bagi seorang tenaga ahli dapat menjadi acuan untuk menentukan kemampuannya. Bahkan kepemilikan SKA pada kenyataannya juga memberikan kemudahan bagi pemiliknya sendiri.

Baca dulu : Perbedaan SKA dan SKT yang perlu Anda Tahu

Ketentuan Kualifikasi Sertifikat Keahlian Kode/Bidang 201 Ahli Teknik Bangunan Gedung

Ada banyak manfaat yang dirasakan bagi tenaga ahli jika memiliki sertifikat keahlian bidang tersebut. Namun perlu diketahui bahwa untuk memperoleh SKA tersebut sudah seharusnya Anda mengetahui ketentuan kualifikasi atau tingkatan SKA tersebut. Ini cukup pentinng, karena salah dalam pengurusan SKA tentunya akan berpengaruh pada Anda.

Nah untuk memudahkan Anda, berikut adalah tingkatan atau kualifikasi sertifikat keahlian bidang ahli teknik bangunan gedung :

  1. SKA Ahli Muda dipersyaratkan untuk perusahaan yang berkualifikasi Menengah (M1), dengan nilai modal disetor yang tercantum dalam AKTA atau nilai kekayaan dalam SIUP senilai DIATAS Rp. 500 juta hingga Rp. 10 Milyar.
  2. SKA Ahli Madya dipersyaratkan untuk perusahaan yang berkualifikasi Menengah 2 (M2), dengan nilai modal disetor yang tercantum dalam AKTA atau nilai kekayaan dalam SIUP senilai DIATAS Rp. 10 Milyar hingga Rp 50 Milyar.
  3. SKA Ahli Utama dipersyaratkan untuk perusahaan yang berkualifikasi Besar 1 & 2 (B1/B2), dengan nilai modal disetor yang tercantum dalam AKTA atau nilai kekayaan dalam SIUP senilai DIATAS Rp 50 Milyar keatas. Kualifikasi SKA juga berpengaruh untuk kebutuhan perusahaan sesuai dengan kualifikasi perusahaan.

Layanan Kami : Pengurusan Pembuatan SKA Ahli Madya

Persyaratan Umum Pembuatan Sertifikat Keahlian Kode/Bidang 201 Ahli Teknik Bangunan Gedung

Untuk memperoleh SKA ahli teknik bangunan gedung, tentunya diperlukan berbagai syarat untuk memenuhi kebutuhan tersebut. Berikut adalah syarat umum yang dibutuhkan untuk SKA ahli teknik bangunan gedung :

  1. Melampirkan ijazah dan transkip nilai yang telah dilegalisir ASLI
  2. Melampirkan copy KTP yang masih berlaku
  3. Melampirkan pas photo berwarna ukuran 3 x 4
  4. Melampirkan asli daftar riwayat hidup yang ditandatangani tenaga ahli
  5. Melampirkan sertifikat kursus/keahlian yang dimiliki (jika ada)
  6. Melampirkan surat kuasa diatas materai
  7. Melampirkan surat pernyataan kebenaran data tenaga ahli perusahaan diatas materai
  • Persyaratan Pembuatan Sertifikat Keahlian Kode/Bidang 201 Ahli Teknik Bangunan Gedung Muda

Minimal Lulusan Teknik D3 sesuai bidang dengan masa pengalaman min. 5 tahun, atau Lulusan Teknik S1 sesuai bidang dengan masa pengalaman min, 2 tahun.  Lulusan Teknik S2 sesuai bidang dengan masa pengalaman min, 1 tahun.

  • Persyaratan Pembuatan Sertifikat Keahlian Kode/Bidang 201 Ahli Teknik Bangunan Gedung Madya

Minimal Lulusan Teknik S1 sesuai bidang dengan masa pengalaman min. 7 tahun, atau  Lulusan Teknik S2 sesuai bidang dengan masa pengalaman min. 2 tahun.

  • Persyaratan Pembuatan Sertifikat Keahlian Kode/Bidang 201 Ahli Teknik Bangunan Gedung Utama

Minimal Lulusan Teknik S1 sesuai bidang dengan masa pengalaman min. 12 tahun, atau  Lulusan Teknik S2 sesuai bidang dengan masa pengalaman min. 5 tahun.

Informasi lain terkait dengan pembuatan SKA tenaga ahli teknik bangunan gedung, bisa Anda konsultasikan langsung kepada Kami. Hubungi Kami untuk informasi lebih lanjut.

Tujuan Kepemilikan SKT Yang Perlu Anda Tahu

Tujuan Kepemilikan SKT Yang Perlu Anda Tahu

Apa sih tujuan memiliki SKT atau sertifikat keterampilan bagi perorangan? Mungkin banyak yang tidak tahu mengenai SKT atau sertifikat keterampilan dan mengapa penting untuk dimiliki. Perlu diketahui, terutama untuk yang bergerak di bidang konstruksi, SKT ini wajib untuk dimiliki. Bukan tanpa alasan, SKT atau sertifikat keterampilan sendiri menjadi salah satu syarat untuk pengurusan SIUJK.

Selain itu, kepemilikan SKT juga dapat menjadi bukti kompetibilitas perusahaan konstruksi. Lalu, apa sih sebenarnya pengertian dari SKT konstruksi?

Pengertian SKT Konstruksi Yang Harus Dipahami

Di jaman serba digital, apapun dapat diterbitkan dalam bentuk digital. Termasuk dalam bentuk elektronik. Termasuk SKT yang dapat dilakukan dalam bentuk elektronik. Penerbitan SKT yang dalam bentuk elektronik tersebut dihasilkan dari aplikasi SIKI atau Sistem Informasi Konstruksi Indonesia yang digunakan oleh LPJK. Meskipun dalam bentuk elektronik, pastinya fungsi yang dimilikinya sama dengan yang tertera di dalam Peraturan Perundang-undangan di Indonesia.

Nah keberadaan dari SKT bagi seseorang ini, dapat dijadikan sebagai bukti kompetensi kepada tenaga terampil. Hingga saat ini terdapat lebih dari 188 sertifikat dari berbagai bidang arsitek, Elektrikal, Mekanikal, Sipil, Tata Lingkungan serta yang lainnya yang telah terbit. Kualifikasi tenaga terampil konstruksi terdiri ini biasanya dari Kelas I, Kelas II, dan Kelas III.

Hal lain yang perlu Anda ketahui, sertifikat keterampilan ini juga dapat digunakan sebagai syarat ketika akan melakukan pengurusan SBU atau sertifikat badan usaha. Disamping itu, biasanya pengurusan sertifikat ini juga dapat di proses di tempat domisili atau berbagai daerah tertentu. Juga SKT dapat digunakan untuk tender dalam suatu proyek bidang konstruksi yang dilakukan. Adanya hal tersebut, maka pastinya akan memudahkan Anda dalam mengurusnya.

Baca : Cara Mengurus SKA SKT Konstruksi

Tujuan Memiliki Sertifikat Keterampilan Kerja (SKT)

Kembali kepada tujuan kepemilikan SKT atau sertifikat keterampilan, memiliki SKT pastinya ada tujuan yang akan dicapai. Nah kepemilikan SKT memiliki tujuan sebagai berikut :

  1. Memenuhi Syarat Undang Undang Jasa Konstruksi

SKT menjadi salah satu sertifikat yang harus dimiliki oleh para tenaga ahli di bidang konstruksi. Hal ini karena sertifikat keterampilan sudah tetcatat pada Peraturan Pemerintah Indonesia, tepatnya pada  UU Jasa Konstruksi No. 18 Tahun 1999. Nah selama Anda menjadi warga negara Indonesia, maka Anda akan dituntut untuk peraturan ini, dan tetap berlaku untuk Anda.

Kepemilikan SKT ini dapat dijadikan sebagai bukti bahwa pertanggungjawaban seorang warga negara terhadap keterampilan yang dimiliki juga dijadika sebagai bukti bahwa warga negara Indonesia tersebut taat pada negara.

  1. Sebagai Bentuk Pertanggung Jawaban Keterampilan pada Masyarakat

Memiliki SKT tidak hanya dijadikan sebagai bukti pertanggungjawaban saja, namun juga dapat dijadikan sebagai bentuk pertanggungjawaban. Terutama terhadap masyarakat untuk memberikan jaminan supaya keahlian dan keterampilan yang dimilikinya tidak diragukan. Dengan memiliki SKT, maka masyarakat akan menjadi lebih percaya bahwa Anda menggeluti bidang yang ahli.

  1. Sebagai Pertanggungjawaban Terhadap Perusahaan

Tujuan memiliki SKT juga dapat dijadikan sebagai bukti pertanggung jawaban terhadap perusahaan. Dalam hal ini, jasa konstruksi juga akan menilai kinerja serta keahlian berdasarkan nilai SKT yang dimilikinya. Hal tersebut dapat menjadi jaminan berjalannya suatu proyek dengan lancar. Maka dari itu, perusahaan harus mewajibkan tenaga ahlinya untuk memiliki SKT.

Nah itulah tujuan yang dimiliki oleh SKT. Untuk itu, segera mengurus SKT dan menggunakan jasa pengurusan SKT di tempat Kami. Informasi lebih lanjut hubungi nomor Kami.

Prosedur Mendaftarkan Izin Usaha Jasa Konstruksi Asing

Prosedur Mendaftarkan Izin Usaha Jasa Konstruksi Asing

Usaha jasa konstruksi asing yang berada di Indonesia bisa saja dalam bentuk modal lokal yang semua dimiliki oleh WNI. Namun adapula usaha tersebut yang modalnya dimiliki asing dan menjadi PT PMA atau Penanaman Modal Asing yang banyak dilakukan. Kedua jenis usaha ini legal asalkan perusahaan tersebut sama-sama didaftarkan secara resmi dan memiliki SIUJK.

Jika Anda memilik usaha atau ingin membuka usaha di bidang konstruksi lalu bekerja sama dengan pemodal asing, maka Anda perlu mendaftarkan IUJK Asing.

Baca : Jenis-jenis Usaha Konstruksi Yang Perlu Diketahui

Bagaimana Prosedur Untuk Pendaftaran Ijin Usaha Jasa Konstruksi Asing?

Sebelum Anda melakukan pendaftaran ijin usaha jasa konstruksi asing, Anda perlu ketahui terlebih dahulu bahwa ada berbagai syarat yang arus dipernuhi. Meski secara umum pengurusan SIUJK untuk PT biasa maupun PT PMA sama, ada beberapa syarat yang harus dipenuhi. Syarat itu terdiri dari:

  1. Izin penanaman modal secara umum harus mengacu pada aturan pendirian PT PMA yang sudah dibuat seperti Undang Undang No. 25 Tahun 2007 Tentang Penanaman Modal Asing.
  2. Berdasarkan Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 44 Tahun 2016, kepemilikan modal atau saham asing maksimal sekitar 67% saja. Sisanya dimiliki oleh pemodal dalam negeri atau WNI.
  3. Modal untuk perencana dan pengawas konstruksi minimal Rp2,5 miliar dan pelaksana konstruksi Rp50 miliar.
  4. Punya pengalaman kerja minimal Rp250 miliar dalam kurun waktu 10 tahun ke belakang.

Bagaimana Langkah Pengurusannya?

Berikut adalah prosedur yang bisa Anda lakukan untuk

  1. Mengetahui Kualifikasi Usaha yang Dimiliki

Ketika akan mengurus SIUJK, Anda perlu ketahui terlebih dahulu klasifikasi jenis usaha yang dimiliki. Klasifikasi ini akan menentukan apakah usaha termasuk kecil, menengah, atau besar. Klasifikasi-klasifikasi tersebut memiliki kriteria sendiri-sendiri mulai dari nilai proyek, subbidang usaha, dan jenis usahanya.

Hal ini dikarenakan sebuah usaha termasuk PT.PMA, jenis usaha yang bisa masuk dalam kategori ini adalah B2 atau usaha besar dengan nilai proyek di atas 250 miliar atau tidak dibatasi. Perusahaan tersebut harus dalam bentuk perseroan terbatas sesuai dengan aturan tentang penanaman modal asing yang sudah ada dalam bentuk undang-undang.

  1. Membuat SKA atau SKT

Selanjutnya, perusahaan juga memerlukan SKA atau SKT. Adanya SKA atau SKT diberikan untuk melihat kemampuan seseorang dalam bidang konstruksi. Biasanya akan ada tes tertentu untuk menentukan apakah mereka layak mendapatkan SKA atau SKT. Sebab, sebuah perusahaan yang wajib masuk dalam klasifikasi B2, minimal harus miliki 2 ahli madya. Jika tidak memiliki ahli madya, perusahaan tidak bisa didaftarkan SBU.

  1. Membuat SBU

Setelah SKA atau SKT telah selesai, selanjutnya perusahaan harus mengurus SBU atau Sertifikat Badan Usaha. Sertifikat ini dibutuhkan untuk memperlihatkan apakah perusahaan benar-benar mampu dalam bidangnya atau tidak. Adanya SBU tersebut juga akan membantu perusahaan dalam hal perpajakan. Dengan SBU, perusahaan bisa membayarkan pajak dengan besaran yang jauh lebih kecil dari perusahaan yang tidak memilikinya.

  1. Mengurus Surat Izin Usaha Jasa Konstruksi (SIUJK

Setelah prosedur diatas telah diselesaikan dengan baik, SIUJK mulai bisa diurus oleh perusahaan jasa konstruksi. Waktu pengurusan dari SIUJK ini sendiri sekitar 2 bulan. Jadi, lebih cepat mengurus akan lebih baik agar usaha konstruksi bisa beroperasi dengan legal.

Itulah prosedur yang bisa dilakukan untuk melakukan pengurusan SIUJK Asing. Jika Anda menemui kendala Anda bisa langsung konsultasikan kepada Kami.

Begini Pengurusan Siujk Melalui OSS Paling Mudah

Begini Pengurusan Siujk Melalui OSS Paling Mudah

Pengurusan SIUJK tidak melulu harus datang ke kantor LPJK, melainkan bisa diurus melalui OSS online. Mengurus SIUJK melalui OSS pastinya dapat memudahkan untuk Anda yang ingin memiliki SIUJK namun tidak memiliki waktu pengurusannya. Karena pengurusan siujk melalui OSS bisa diakses dimanapun dan kapanpun Anda akan mengurusnya. Nah buat Anda yang ingin mengurus SIUJK, dan Anda mencari cara bagaimana pengurusan SIUJK melalui OSS agar lebih mudah, Kami akan memberikan informasinya kepada Anda.

Ya, SIUJK yang dikeluarkan oleh pemerintah, jadi apabila Anda ingin mendapatkannya maka harus mengajukannya ke pemerintah. Pengajuan tersebut dapat dilakukan melalui OSS onlone. OSS sendiri adalah singkatan dari Online Single Submission atau Perizinan Berusaha Terintegrasi. OSS online dapat diakses di situs resminya http://oss.go.id.

Cara Pendaftaran OSS

Apabila Anda akan menggunkan fasilitas pada OSS, maka Anda perlu mendaftarkan diri terlebih dahulu. Ini untuk memastikan bahawa badan usaha milik Anda sudah terdaftar resmi di Kemenkumham. Adapun langkah-langkah yang bisa dilakukan untuk pendaftaran OSS adalah sebagai berikut :

  • Membuat User ID Pada OSS System

Untuk pembuatan user ID, yang perlu dilakukan adalah klik “Daftar” dan mengisi form yang telah disediakan.

Catatan: dalam pengisian NIK, maka data NIK yang diisikan adalah NIK penanggung jawab perusahaan (CV/PT) tersebut. Begitu pula dengan email, sebaiknya menggunakan email  milik perusahaan untuk aktivasi ak

  • Lakukan Pengecekan Email

Sesudah pendaftaran, sistem OSS akan mengirim 2 email, yaitu untuk aktivasi dan memberikan data akses akun OSS Anda.

  • Login ke sistem OSS

Selanjutnya Anda bisa masuk ke sistem OSS login dengan menggunakan user ID yang sudah dibuat. Setelah itu, baru Anda dapat mengajkan beberapa izin tergantung kebutuhan dari Anda maupun perusahaan Anda.

Syarat Mengajukan SIUJK

Pengurusan SIUJK melalui OSS, perlu dipahami bahwa terdapat tahap lanjutan yang perlu diurus. Artinya, sebelum Anda maju ke langkah ini pastikan Anda sudah mengetahui apa saja dokumen yang dibutuhkan untuk pengurusan SIUJK. Dokumen yang dibutuhkan meliputi dokumen standar tentang badan usaha milik Anda. Misalnya  : akta pendirian CV/PT, SKT dari Kemenkumham, NIB, NPWP perusahaan, dan PKP (Pengusaha Kena Pajak). Semua dokumen tersebt, seharusnya sudah Anda dapatkan di notaris dan KPP (Kantor Pelayanan Pajak).

Apabila belum, maka sebaiknya Anda memproses terlebih dahulu atau menghubungi notaris Anda. Selain itu, sebagai pengusaha konstruksi Anda juga harus tergabung dalam asosiasi jasa konstruksi di daerah Anda. Ini dibuktikan dengan kepemilikan KTA atau Kartu Tanda Anggota asosiasi yang digunakan nantinya. Asosiasi tempat Anda bergabung, pastikan sudah terakreditasi secara nasional oleh LPJK (Lembaga Pengembangan Jasa Konstruksi). Jika tidak, KTA Anda tidak akan dapat digunakan untuk pengurusan Sertifikasi Tenaga Ahli/Terampil dari LPJK.

Akreditasi ini akan memberikan jaminan mutu bahwa kemampuan konstruksi Anda diakui secara nasional dan dapat dipertanggungjawabkan. Daftar asosiasi pengusaha jasa konstruksi yang terakreditasi dapat dilihat di laman resmi LPJK: www.lpjk.net.

Langkah-Langkah Pengajuan SIUJK Melalui OSS

Dalam pengurusan SIUJK melalui OSS, pada dasarnya terdapat 3 tahap yang harus dilalui yaitu Sertifikasi Tenaga Ahli/Terampil, Sertifikasi Badan Usaha, dan IUJK OSS. SKA dan SBU diurus melalui LPJK, dan SIUJK diurus melalui OSS sebagaimana yang telah disebutkan. Lebih lengkapnya untuk mengurus SIUJK melalui OSS yang bisa dilakukan adalah :

  • Sertifikasi Tenaga Ahli/Terampil (SKA/SKT)

Antara SKA dan SKT terdapat perbedaan, SKA dimiliki lebih ke intelektualitas, sedangkan SKT dimiliki lebih ke skill atau kemampuan. Oleh sebab itu, dalam pengurusan sertifikasi tenaga ahli dibutuhkan dokumen yang dibutuhkan terkait manajerial. Sedangkan untuk sertifikat tenaga terampil, cukup dokumen standar karena yang akan dinilai adalah keterampilannya.

Oleh karena itu, dalam sertifikasi tenaga ahli dibutuhkan dokumen-dokumen tambahan terkait manajerial. Sedangkan dalam sertifikasi tenaga terampil, cukup dokumen standar karena yang akan dinilai adalah keterampilannya.

Berikut dokumen yang dibutuhkan untuk pengurusan SKA dan SKT :

Sertifikasi Tenaga Ahli

  • Fotokopi Ijazah yang dilegalisir
  • Daftar pengalaman kerja
  • Kompetensi kerja pemohon
  • Fotokopi e-KTP
  • Fotokopi NPWP perorangan
  • Surat pernyataan bahwa semua dokumen benar adanya
  • Pemeriksaan langsung oleh SIKI-LPJK Nasional.

Sertifikasi Tenaga Terampil

  • Fotokopi Ijazah yang dilegalisir
  • Daftar pengalaman kerja
  • Fotokopi e-KTP
  • Surat pernyataan bahwa semua dokumen benar adanya
  • Pemeriksaan langsung oleh SIKI-LPJK Nasional.
  1. Sertifikasi Badan Usaha (SBU)

Setelah dilakukan pembuatan SKA dan SKT, selanjutnya hal yang perlu Anda lakukan adalah melakukan pengurusan SBU yang dilakukan di LPJK. Ini dilakukan apabila usaha Anda sudah berbentuk badan usaha, namun jika berupa usaha perorangan, maka izin yang harus diurus adalah TDUP (Tanda Daftar Usaha Perorangan).

Untuk pengurusan SBU, berikut dokumen yang harus diurus :

  • Dokumen standar badan usaha (CV/PT). Anda bisa lihat di pengurusan PT dan CV.
  • Kartu Tanda Anggota Asosiasi Terakreditasi LPJK.
  • SKA/T (Sertifikat Tenaga Ahli/Terampil)
  • Neraca dan laporan keuangan perusahaan
  • Struktur organisasi perusahaan
  • Fotokopi e-KTP dan KK pendiri perusahaan yang bertanggung jawab
  • Foto penanggung jawab perusahaan berlatar merah dan berukuran 4×6 sebanyak 4 lembar.

SBU ini wajib dimiliki berdasarkan Pasal 30 UU Jasa Konstruksi.

  1. SIUJK

Setelah SKA/SKT Pendaftaran SIUJK dilakukan secara online melalui laman OSS. Adapun dokumen yang dibutuhkan dalam pengurusan SIUJK melalui OSS sebagai berikut.

  • Semua dokumen yang dibutuhkan dalam pengurusan SBU.
  • SPPL (Surat Kesanggupan Memanfaatkan dan Mengelola Lingkungan Hidup).
  • Surat Izin Tetangga depan, belakang, kanan, dan kiri ( UUG dan HO).
  • Foto kantor perusahaan (plang, eksterior, interior)
  • IMB dan bukti pembayaran PBB kantor (jika milik sendiri)
  • Perjanjian sewa bangunan, surat pernyataan tidak keberatan dari pemilik bangunan, dan fotokopi KTP-nya (jika kantor sewaan)>

Pastikan Anda juga telah menyimpan soft copy dari beberapa dokumen yang disebutkan diatas. Agar proses berjalan dengan lancar juga agar suatu saat dibutuhkan dokumen itu lagi, Anda sudah mempersiapkannya dengan baik.

Pilih Kualifikasi SIUJK Berdasarkan Kemampuan atau Peluang Tender?

Pilih Kualifikasi SIUJK Berdasarkan Kemampuan atau Peluang Tender?

Banyak perusahaan konstruksi yang bingung menentukan kualifikasi SIUJK yang tepat ketika akan mengurusnya. Apalagi dengan semakin maraknya infrastruktur di Indonesia, ini yang menjadi pemicu bagi pelau usaha untuk ikut melakukan tender. Lalu, apakah pelau usaha harus memilih kualifikasi SIUJK sesuai kemampuan ataukah sesuai dengan peluang tender yang ada?

Banyak yang salah dalam memilih kualifikasi, karena mereka terburu-buru. Padahal jika ditelaah lebih dalam ada panduan yang harus dipahami dalam memilih kualifikasi SIUJK. Untuk memudahkan Anda sebelum mengurus SIUJK, sebaiknya Anda kunjungi laman https://lpse.pu.go.id/eproc/lelang/. Di laman tersebut Anda dapat menemukan kode lelang, nama lelang, dan pekerjaan yang dilelangkan. Serta instansi yang mengadakan, tahapan lelang, hingga nilai lelang dalam rupiah biasanya berupa HPS alias harga perkiraan sendiri.

Nah berdasarkan HPS yang dicantumkan di laman tersebut, tentu yang melihatnya Anda akan merasa tergiur dan ingin segera mendirikan perusahaan dengan izin SIUJK. Namun perlu diketahui bahwa tidak semua perusahaan yang bergerak di bidang jasa konstruksi dapat mengikuti tender dengan mudah. Karena ada berbagai syarat yang harus dipenuhi. Salah satu persyaratannya yaitu kualifikasinya yang disesuaikan dengan tingkat kerumitan pekerjaan dan nilai tender.

Buat Anda yang ingin memenangkan tender, maka Anda harus pastikan mengetahui kualifikasi SIUJK yang dibutuhkan dan persyaratan lainnya. Mengenai kualifikasi dari perusahaan jasa konstruksi sendiri, maka sebaiknya Anda merujuk pada Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2017 Tentang Jasa Konstruksi atau biasa kita sebut dengan UU Jasa Konstruksi.

Baca dulu : Jenis Usaha Jasa Konstruksi Yang Perlu Anda Tahu

Cara Mengetahui Kualifikasi SIUJK Yang Terbaik

Mengetahui kualifikasi SIUJK yang tepat bisa dilakukandengan berbagai cara. Modal usaha menjadi salah satu komponen yang dapat menentukan kualifikasi SIUJK tersebut. Seperti yan tertera dalam UU Jasa Konstruksi, kualifikasi badan usaha jasa konstruksi dibagi menjadi beberapa jenis yaitu kecil, menengah, dan besar. Dasar pembagian kualifikasi tersebut adalah penjualan tahunan, kemampuan keuangan, ketersediaan tenaga kerja konstruksi, dan kemampuan dalam penyediaan peralatan konstruksi.

Pada kualifikasi kecil dibagi lagi menjadi subkualifikasi K1, K2, dan K3. Untuk kualifikasi SIUJK menengah, subkualifikasinya terdiri dari M1 dan M2. Demikian juga untuk kualifikasi badan usaha besar yang meliputi subkualifikasi B1 dan B2.

Lalu, bagaimana pembagian modal untuk mendirikan SIUJK berdasarkan kualifikasi dan subkualifikasi di atas?

Untuk lebih memudahkan Anda, berikut adalah garis besar pembagian modal berdasarkan Peraturan LPJK Nomor 3 Tahun 2017 Tentang Sertifikasi dan Registrasi Usaha Jasa Pelaksana. Beriku daftarnya :

  • Subkualifikasi K1 Memiliki Kekayaan Bersih Lebih Dari Rp. 50.000.000,– (Lima Puluh Juta Rupiah) Sampai Dengan Rp. 500.000.000,- (Lima Ratus Juta Rupiah);
  • Subkualifikasi K2 Memiliki Kekayaan Bersih Lebih Dari Rp. 200.000.000,- (Dua Ratus Juta Rupiah) Sampai Dengan Rp. 500.000.000,- (Lima Ratus Juta Rupiah);
  • Subkualifikasi K3 Memiliki Kekayaan Bersih Lebih Dari Rp. 350.000.000,- (Tiga Ratus Lima Puluh Juta Rupiah) Sampai Dengan Rp. 500.000.000,- (Lima Ratus Juta Rupiah);
  • Subkualifikasi M1 Memiliki Kekayaan Bersih Paling Sedikit Rp.500.000.000,- (Lima Ratus Juta Rupiah);
  • Subkualifikasi M2 Memiliki Kekayaan Bersih Paling Sedikit Rp.2.000.000.000,- (Dua Milyar Rupiah);
  • Subkualifikasi B1 Memiliki Kekayaan Bersih Paling Sedikit Rp.10.000.000.000,- (Sepuluh Milyar Rupiah); Dan
  • Subkualifikasi B2 Memiliki Kekayaan Bersih Paling Sedikit Rp.50.000.000.000,- (Lima Puluh Milyar Rupiah).

Dari kualifikasi diatas, maka sebaiknya Anda perkirakan mana yang akan dipilih berdasarkan modal yang dimiliki oleh Anda. Selain berdasarkan modal tersebut, penggolongan diatas juga berdasarkan pengalaman perusahaan apakah pernah melaksanakan pekerjaan konstruksi sebelumnya atau tidak. Juga tergantung pada tingkat pendidikan dan keahlian tenaga kerja yang dimiliki.

Pada saat tender, umumnya persoalan kualifikasi ini akan dimintai secara detail. Maka dari itu, sebagai pemilik badan usaha Anda harus menyiapkan segala dokumen pendukung sebaik dan selengkap mungkin. Karena jika tidak lolos tahap pengumpulan atau pembuktian dokumen, maka tender akan susah untuk diperoleh.

Tata Cara Perpanjangan Sertifikat Keahlian Dan Sertifikat Keterampilan

Tata Cara Perpanjangan Sertifikat Keahlian Dan Sertifikat Keterampilan

Bila sudah memiliki SKA dan SKT, pada masa tertentu pastinya butuh perpanjangan. Karena SKA dan SKT memiliki masa berlaku hanya pada waktu tertentu saja. Sebagai pemilik SKA dan SKT maka sudah seharusnya mengetahui bagaimana cara perpanjangan sertifikat ini.

Untuk proses perpanjangan ada banyak prosedur yang harus dipahami dan dipelajari diantaranya :

  1. Masih Aktif Sebagai Anggota APEI
  2. Mintalah biaya perpanjangan dengan menunjukkan sertifikat yang akan diperpanjang. Bisa langsung datang ke sekretariat APEI atau melakukan pengiriman copy file melalui email.
  3. Sertakan syarat kelengkapan dokumen yang bisa diambil di sertifikat atau yang tertera pada informasi di bawah informasi ini.
  4. Mengumpulkan syarat kelengkapan dokumen perpanjangan sertifikat yang sudah di isi, selanjutnya membayar biaya perpanjangan.
  5. Jika syarat kelengkapan dokumen sudah lengkap dan tidak ada kekurangan, Anda bisa tunggu proses perpanjangan selesai dilakukan.
  6. Sertifikat SKA yang sudah jadi akan mendapatkan Pemberitahuan Via Email.

Baca dulu : Cara mengecek keaslian SKA dan SKT

Persyaratan Perpanjangan Sertifikat Keahlian dan Sertifikat Keterampilan

Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya, untuk proses perpanjangan, maka kita harus memenuhi syarat kelengkapan dokumen. Untuk mempermudah Anda Kami akan berikan informasi syarat dokumen pengurusan SKA dan SKT.

Syarat Perpanjangan SKA Ahli Muda

Berikut syarat perpanjangan SKA Ahli muda :

  • Surat Permohonan SKA/SKT & Registrasi ke LPJK
  • Pas Photo nampak Jelas ukuran 3×4 menghadap kedepan dengan latar belakang biru ,pakaian rapi (Bukan Kaos)
  • FotokopiKTP Jelas Berwarna (Diperbesar 200%,Seukuran A4)
  • FotokopiKartu NPWP Perorangan (Diperbesar 200%,tidak dipotong)
  • FotokopiIjazah & Transkrip Nilai (yang telah dilegalisir Lembaga Pendidikan yg menerbitkan Ijazah/Notaris/ASLI Diperlihatkan)
  • Daftar Riwayat Hidup (CV) sesuai Persyaratan Kualifikasi yg ditandatangani dengan tinta warna biru
  • Surat Referensi dari Perusahaan sesuai dengan CV diatas KOP
  • FotokopiSPK (Surat Perjanjian Kontrak/Kerja/PO) sesuai dengan CV
  • Instrumen Penilaian Mandiri (Ahli Muda/Ahli Madya/Ahli Utama) yg diisi & tanda tangan dengan tinta warna biru dan tidak boleh di Scan
  • Surat Pernyataan Kebenaran Data (Bermaterai 6000)
  • Menyerahkan Sertifikat Keahlian Asli,dan Fotokopi(Bolak Balik)
  • Screenshot Berhasil Registrasi PPKB Online
  • Screenshot Berhasil Registrasi SKA/SKT Online
  • Berkas ditandatangani dengan tinta warna Biru
  • Setiap File Persyaratan di Scan kemudian diserahkan kedalam bentuk CD atau Flashdisk

Persyaratan Perpanjangan SKA Madya

Berikut syarat untuk perpanjangan SKA Madya :

  • Surat Permohonan SKA/SKT & Registrasi ke LPJK
  • Pas Photo nampak ukuran 3×4 dengan pakaian yang rapi.
  • Fotokopi KTP Berwarna dengan ukuran A4
  • Fotokopi Kartu NPWP Perorangan (Diperbesar 200%,Seukuran A4)
  • Fotokopi Ijazah & Transkrip Nilai (yang telah dilegalisir Lembaga Pendidikan yg menerbitkan Ijazah/Notaris/ASLI Diperlihatkan)
  • Daftar Riwayat Hidup (CV) sesuai Persyaratan Kualifikasi
  • Surat Referensi dari Perusahaan sesuai dengan CV diatas KOP
  • Fotokopi SPK (Surat Perjanjian Kontrak/Kerja/PO) sesuai dengan CV
  • Instrumen Penilaian Mandiri (Ahli Muda/Ahli Madya/Ahli Utama) cara pengisian : ceklis (K) dan tanda tangan pada kolom Peserta
  • Surat Pernyataan Kebenaran Data bermaterai 6000
  • Menyerahkan Sertifikat Keahlian Asli, dan Fotokopi(Bolak Balik)
  • Screenshot Berhasil Registrasi PPKB Online
  • Screenshot Berhasil Registrasi SKA/SKT Online
  • Berkas ditandatangani dengan tinta warna Biru
  • Setiap File Persyaratan di Scan kemudian diserahkan kedalam bentuk CD atau Flashdisk

Mungkin butuh : tujuan kepemilikan SKA pada bidang konstruksi

Persyaratan Perpanjangan SKA Muda

  • Surat Permohonan SKA/SKT & Registrasi ke LPJK
  • Pas Photo nampak jelas berukuran 3×4
  • Fotokopi KTP Berwarna dengan ukuran A4
  • fotokopi Kartu NPWP Berwarna Perorangan (Diperbesar 200%,Seukuran A4)
  • Fotokopi Ijazah & Transkrip Nilai (yang telah dilegalisir Lembaga Pendidikan yg menerbitkan Ijazah/Notaris/ASLI Diperlihatkan)
  • Daftar Riwayat Hidup (CV) Draf 1 & 2 sesuai Persyaratan Kualifikasi
  • Surat Referensi dari Perusahaan sesuai dengan CV diatas KOP
  • FotokopiSPK (Surat Perjanjian Kontrak/Kerja/PO) sesuai dengan CV
  • Instrumen Penilaian Mandiri (Ahli Muda/Ahli Madya/Ahli Utama) cara pengisian : ceklis (K) dan tanda tangan pada kolom Peserta
  • Menyerahkan Sertifikat Keahlian Asli,dan Fotokopi(Untuk Perpanjangan & Kenaikan Kualifikasi)
  • Surat Pernyataan Kebenaran Data (Bermaterai 6000)
  • Surat tugas mengerjakan Proyek sesuai SPK di atas KOP
  • Screenshot Berhasil Registrasi PPKB Online
  • Screenshot Berhasil Registrasi SKA/SKT Online
  • Berkas ditandatangani dengan tinta warna Biru
  • Setiap File Persyaratan di Scan kemudian diserahkan kedalam bentuk CD atau Flashdisk

Syarat Perpanjangan SKT atau Sertifikat Keterampilan

Untuk perpanjangan SKT, berikut syarat yang harus dipersiapkan :

  • Surat Permohonan SKA/SKT & Registrasi ke LPJK
  • Pas Photo nampak jelas berukuran 3×4
  • Fotokopi KTP Berwarna dengan ukuran A4
  • Fotokopi Ijazah & Transkrip Nilai (yang telah dilegalisir Lembaga Pendidikan yg menerbitkan Ijazah/Notaris/ASLI Diperlihatkan)
  • Daftar Riwayat Hidup (CV) sesuai Persyaratan Kualifikasi yg ditandatangani dengan tinta warna biru
  • Surat Referensi dari Perusahaan sesuai dengan CV diatas KOP
  • Fotokopi SPK (Surat Perjanjian Kontrak/Kerja/PO) sesuai dengan CV
  • Menyerahkan Sertifikat SKT Asli, dan Fotokopi (Untuk Perpanjangan)
  • Surat Pernyataan Kebenaran Data (Bermaterai 6000)
  • Screenshot Berhasil Registrasi SKA/SKT Online
  • Berkas ditandatangani dengan tinta warna Biru
  • Setiap File Persyaratan di Scan kemudian diserahkan kedalam bentuk CD atau Flashdisk

Bila semua dokumen tersebut sudah dipersiapkan, selanjutnya Anda bisa membawa berkas tersebut ke kantor LPJK untuk pengurusannya. Bila Anda menemui kesulitan, Kami akan mambantu Anda.

Sertifikat Keahlian Kode/Bidang 401 Ahli Teknik Tenaga Listrik

Sertifikat Keahlian Kode/Bidang 401 Ahli Teknik Tenaga Listrik

Sertifikat keahlian di bidang ahi teknik tenaga listrik penting untuk dimiliki terutama untuk Anda yang bergerak di bidang tenaga ahli ini. Hal tersebut karena, SKA sendiri merupakan sertifikat khusus yang dijadikan sebagai bukti kompetensi bagi tenaga ahli konstruksi. Sertifikat tersebut dikeluarkan langsung oleh LPJK yang harus dipenuhi dengan syarat tertentu. Salah satunya dengan pendidikan SKA. Bagi Anda yang belum memiliki SKA untuk bidang tenaga listrik, ada baiknya untuk segera mengurusnya.

Terdapat 3 kualifikasi SKA untuk ahli teknik tenaga listrik. Salah satunya adalah ahli Muda Teknik Tenaga Listrik. Ahli muda teknik tenaga listrik merupakan ahli yang memiliki kompetensi melaksanakan pekerjaan perencanaan dan/atau pemasangan dan/atau perawatan instalasi listrik, untuk penerangan dan/atau tenaga di dalam dan/atau di luar bangunan untuk disambung pada jaringan tegangan 197 KVA, dan melaksanakan pembangunan pekerjaan jaringan tegangan rendah diatas dan/atau di bawah tanah.

Untuk kualifikasi lain juga memiliki fungsi lainnya. Bila Anda pemula Anda bisa mengurus SKA muda.

Manfaat memiliki Sertifikat Keahlian Kode/Bidang 401 Ahli Teknik Tenaga Listrik

Jika Anda memiliki Sertifikat Keahlian Kode/Bidang 401 Ahli Teknik Tenaga Listrik pastinya dapat menjadi penunjang hasil dalam suatu proyek Konstruksi. Juga dapat menjadi acuan jaminan kualitas bagi setiap pekerja, dan hal lain yang sehubungan dengan pekerjaan Konstruksi. Jadi pada dasarnya kemampuan seorang tenaga ahli dapat dilihat pada Sertifikat Keahlian Kode/Bidang 401 Ahli Teknik Tenaga Listrik yang dimilikinya. Juga pastinya dengan memiliki Sertifikat Keahlian Kode/Bidang 401 Ahli Teknik Tenaga Listrik maka dapat memberikan kemudahan bagi pemiliknya.

Baca dulu : Pengurusan ijin usaha penunjang tenaga listrik

Syarat Kepemilikan Sertifikat Keahlian Bidang Ahli Teknik Tenaga Listrik

Meskipun demikian, untuk memperoleh SKA pastinya tidak semudah yang dibayangkan. Sebagai tenaga ahli Anda perlu memenuhi berbagai syarat yang dibutuhkan yaitu :

  1. Melampirkan ijazah dan transkip nilai yang telah dilegalisir ASLI
  2. Melampirkan copy KTP yang masih berlaku
  3. Melampirkan pas photo berwarna ukuran 3 x 4
  4. Melampirkan asli daftar riwayat hidup yang ditandatangani tenaga ahli
  5. Melampirkan sertifikat kursus/keahlian yang dimiliki (jika ada)
  6. Melampirkan surat kuasa diatas materai
  7. Melampirkan surat pernyataan kebenaran data tenaga ahli perusahaan diatas materai

Persyaratan Pembuatan Sertifikat Keahlian Kode/Bidang 401 Ahli Teknik Tenaga Listrik Muda

  • Minimal Lulusan Teknik D3 sesuai bidang dengan masa pengalaman min. 5 tahun, atau
  • Lulusan Teknik S1 sesuai bidang dengan masa pengalaman min, 2 tahun.
  • Lulusan Teknik S2 sesuai bidang dengan masa pengalaman min, 1 tahun

Persyaratan Pembuatan Sertifikat Keahlian Kode/Bidang 401 Ahli Teknik Tenaga Listrik Madya

  • Minimal Lulusan Teknik S1 sesuai bidang dengan masa pengalaman min. 7 tahun, atau
  • Lulusan Teknik S2 sesuai bidang dengan masa pengalaman min. 2 tahun, atau
  • Persyaratan Pembuatan Sertifikat Keahlian Kode/Bidang 401 Ahli Teknik Tenaga Listrik Utama
  • Minimal Lulusan Teknik S1 sesuai bidang dengan masa pengalaman min. 12 tahun, atau
  • Lulusan Teknik S2 sesuai bidang dengan masa pengalaman min. 5 tahun.

Persyaratan Pembuatan Sertifikat Keahlian Kode/Bidang 401 Ahli Teknik Tenaga Listrik Utama

  • Minimal Lulusan Teknik S1 sesuai bidang dengan masa pengalaman min. 12 tahun, atau
  • Lulusan Teknik S2 sesuai bidang dengan masa pengalaman min. 5 tahun.

Apakah ada yang ingin ditanyakan terkait pengurusan Sertifikat Keahlian Kode/Bidang 401 Ahli Teknik Tenaga Listrik? Bila ada, segera konsultasikan kepada Kami.