Syarat Pengurusan SBUJPTL dan Penjelasannya, Wajib Paham!

Syarat Pengurusan SBUJPTL dan Penjelasannya, Wajib Paham!

Sudahkah Anda mengetahui apa saja syarat pengurusan SBUJPTL terbaru? Tanpa melengkapi persyaratan ini permohonan SBU tidak dapat diajukan. Prosesnya akan terhenti oleh sistem. Oleh karena itu, unntuk memastikan Anda tidak mengalami hal tersebut, silakan simak penjelasan berikut lengkapi syarat-syarat utama untuk pengajuan SBUJPTL.Sertifikat Badan Usaha Jasa Penunjang Tenaga Listrik atau SBUJPTL merupakan dokumen wajib bagi perusahaan yang ingin berkecimpung di dunia kelistrikan. Persiapan yang matang sejak awal akan memudahkan Anda dalam melewati proses verifikasi di Lembaga Sertifikasi Badan Usaha (LSBU).

Syarat Pengurusan SBUJPTL Ketahui Hal Ini Dulu!

Sebelum melangkah lebih jauh, Anda perlu memahami bahwa persyaratan dibagi menjadi dua kategori besar berdasarkan jenis badan usahanya. Hal ini dikarenakan standar pengawasan untuk perusahaan lokal dan asing memiliki kebijakan yang berbeda sesuai regulasi kementerian.
jasa pengurusan SBUJPTL Banten

1. Untuk Badan Usaha Selain Kantor Perwakilan Asing

Pertama, untuk badan usaha lokal atau Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN), syarat pembuatan SBUJPTL mencakup aspek legalitas perusahaan dan kesiapan tenaga ahli. Kelengkapan dokumen ini menjadi tolok ukur apakah perusahaan Anda layak menjalankan proyek ketenagalistrikan.

A. Persyaratan Administratif

Selanjutnya, bagian ini berfokus pada legalitas hukum perusahaan Anda di mata negara. Selain itu, semua data semua berkas sebaiknya dalam kondisi terbaru.
  • Surat Permohonan: Dokumen resmi yang ditujukan kepada Pimpinan LSBU atau Menteri ESDM melalui Dirjen Ketenagalistrikan.
  • Akta Pendirian & Perubahan: Berkas hukum yang mencatat pendirian badan usaha beserta perubahan terakhirnya.
  • SK Pengesahan: Penetapan sebagai badan hukum, kecuali bagi badan usaha yang bentuknya bukan badan hukum.
  • NPWP Badan Usaha: Bukti kepatuhan pajak perusahaan yang masih aktif.
  • Neraca Keuangan: Untuk kualifikasi kecil cukup neraca biasa, sedangkan kualifikasi menengah dan besar wajib melampirkan hasil audit Kantor Akuntan Publik (KAP).
  • Surat Pernyataan Mutlak: Pernyataan tertulis yang menjamin kebenaran semua data yang dikirimkan.

B. Persyaratan Teknis

Aspek teknis berkaitan langsung dengan kualitas pekerjaan yang akan dilakukan nantinya. Apakah perusahaan Anda sudah didukung oleh tenaga profesional yang bersertifikat?
  • Penanggung Jawab Teknik (PJT): Wajib memiliki Sertifikat Kompetensi sesuai subbidang usaha yang diajukan.
  • Tenaga Teknik (TT): Personel ahli yang juga harus mengantongi Sertifikat Kompetensi pada bidang terkait.
  • Surat Penunjukan PJT: Dokumen kesepakatan resmi yang ditandatangani oleh pimpinan badan usaha dan penanggung jawab teknik.
  • Surat Penunjukan TT: Bukti penugasan tenaga teknik yang sah untuk mendukung operasional subbidang usaha.
Baca juga: Apa Itu TT dan PJT Ketenagalistrikan, Begini Penjelasannya

2. Untuk Badan Usaha Kantor Perwakilan Asing

Pemerintah memberikan ruang bagi perusahaan asing untuk beroperasi di Indonesia, namun dengan syarat permohonan SBUJPTL yang lebih spesifik. Hal ini bertujuan untuk menjaga kualitas pengerjaan proyek agar tetap sesuai dengan standar lokal.

A. Persyaratan Administratif

Dokumen dari negara asal harus diterjemahkan secara resmi agar memiliki kekuatan hukum di Indonesia.
  • Surat Permohonan: Ditujukan langsung kepada Menteri ESDM cq. Dirjen Ketenagalistrikan.
  • Akta Induk: Dokumen pendirian dari negara asal beserta terjemahan bahasa Indonesia oleh penerjemah tersumpah.
  • NPWP dan NIB: Identitas pajak dan nomor induk berusaha yang diterbitkan di Indonesia.
  • Rekomendasi Kedutaan: Surat dari Kedubes negara asal yang menyatakan reputasi baik perusahaan tersebut.
  • Letter of Appointment: Penunjukan resmi kepala kantor perwakilan di Indonesia.
  • Identitas Kepala Perwakilan: Berupa KTP bagi warga lokal atau Paspor bagi warga asing.
  • Laporan Keuangan Audit: Laporan terbaru dari perusahaan induk yang sudah diaudit akuntan publik.

B. Persyaratan Teknis

Persyaratan teknis untuk kantor perwakilan asing sedikit berbeda karena adanya proses penyetaraan sertifikat ahli dari luar negeri.
  • PJT Bersertifikat: Memiliki Sertifikat Kompetensi atau hasil penyetaraan resmi untuk subbidang terkait.
  • Tenaga Teknik: Harus memiliki sertifikasi yang diakui atau sudah melalui proses penyetaraan standar Indonesia.
  • Surat Penunjukan Resmi: Kontrak kesepakatan antara kepala kantor perwakilan dengan PJT dan Tenaga Teknik yang ditunjuk.

FAQ Seputar Persyaratan SBUJPTL

Berapa lama masa berlaku SBUJPTL?

Sertifikat ini umumnya berlaku selama 5 tahun menurut Peraturan Menteri ESDM No. 28 Tahun 2021. Namun ada beberapa kategori tertentu yang masa berlakunya 3 tahun.

Bolehkah satu PJT menangani banyak perusahaan?

Sesuai aturan, satu Penanggung Jawab Teknik hanya diperbolehkan terdaftar pada satu badan usaha saja. Namun, kebijakan ini bisa saja berubah sesuai dengan ketentuan pusat.

Apakah neraca keuangan harus selalu diaudit?

Audit akuntan publik hanya diwajibkan untuk perusahaan dengan kualifikasi Menengah dan Besar.Demikian penjelasan mengenai syarat pengurusan SBUJPTL untuk PMDN dan kantor perwakilan asing. Apakah Anda membutuhkan bantuan untuk mengurus SBU ketenagalistrikan?Jika iya tim Kreasi Mandiri siap membantu sampai prosesnya tuntas. Kami memastikan setiap dokumen diperiksa dengan teliti agar pengajuan Anda berjalan lancar tanpa kendala. Info lebih len
Siapa Saja yang Memerlukan IUJPTL? Ini Penjelasannya

Siapa Saja yang Memerlukan IUJPTL? Ini Penjelasannya

IUJPTL atau Izin Usaha Jasa Penunjang Tenaga Listrik menjadi salah satu izin penting yang wajib dimiliki oleh badan usaha yang bergerak di bidang ini. Untuk membantu Anda memahami pihak mana saja yang sekiranya memerlukan iujptl kami sudah menyiapkan rangkuman penjelasannya di bawah. Izin ini menjadi bukti legalitas utama agar operasional bisnis kelistrikan Anda tidak terhambat oleh masalah regulasi di kemudian hari.

Dengan ini harapannya Anda bisa menentukan apakah perusahaan Anda juga membutuhkan izin ini atau tidak. Mengingat aturan ketenagalistrikan cukup ketat, memastikan posisi badan usaha Anda dalam daftar pihak yang wajib berizin adalah langkah awal yang sangat bijak.

5 Badan Usaha dan Lembaga yang Memerlukan IUJPTL, Apa Saja?

Setiap entitas yang memberikan layanan teknis di sektor kelistrikan, baik skala kecil maupun besar, wajib mengikuti aturan main yang berlaku. Berikut adalah rincian pihak-pihak yang harus mengantongi izin tersebut agar bisa beroperasi secara resmi.

masa berlaku iujptl

1. Badan Usaha Milik Negara (BUMN)

Sebagai pilar utama dalam pemenuhan kebutuhan energi nasional, BUMN yang bergerak di sektor ketenagalistrikan wajib memiliki izin ini. Hal ini bertujuan untuk memastikan bahwa setiap layanan yang diberikan kepada masyarakat luas memiliki standar keamanan yang tinggi.

Meskipun dimiliki oleh negara, kepatuhan terhadap izin operasional tetap menjadi syarat mutlak dalam menjalankan tugas-tugas penunjang listrik.

Keberadaan izin ini juga menjadi jaminan bagi publik bahwa proyek strategis nasional dikelola oleh tangan-tangan yang memiliki legalitas serta pengakuan resmi dari otoritas energi.

2. Badan Usaha Milik Daerah (BUMD)

Sama halnya dengan tingkat nasional, perusahaan milik daerah yang terlibat dalam penyediaan atau penunjang listrik di wilayah tertentu juga wajib berizin. Hal ini penting agar pembangunan infrastruktur listrik di daerah tetap selaras dengan regulasi pusat.

Apakah perusahaan daerah Anda sudah memastikan kelengkapan izin ini sebelum memulai proyek perluasan jaringan?

Dengan mengantongi izin resmi, BUMD dapat lebih mudah menjalin kerja sama strategis dengan pihak ketiga guna mempercepat pemerataan akses listrik yang aman bagi masyarakat di wilayah tersebut.

Baca juga: Berapa Lama Masa Berlaku IUJPTL dan Proses Penerbitannya?

3. Badan Usaha Swasta

Sektor swasta memegang peranan besar dalam industri ini, mulai dari kontraktor listrik hingga konsultan teknis. Pihak swasta yang wajib memiliki izin ini mencakup beberapa bentuk, yaitu:

  • Badan Hukum: Perusahaan berbentuk PT yang mengikuti ketentuan peraturan perundang-undangan agar memiliki landasan operasional yang sah secara menyeluruh.
  • Bukan Badan Hukum: Entitas yang telah didaftarkan pada kementerian hukum dan hak asasi manusia meskipun bentuknya bukan PT, guna memastikan transparansi kepemilikan.
  • Kantor Perwakilan Asing: Perwakilan dari perusahaan asing yang menyediakan jasa penunjang listrik di Indonesia wajib menyesuaikan diri dengan aturan lokal melalui izin ini. Penyesuaian ini sangat krusial agar standar kerja teknisi luar negeri tetap sejalan dengan pedoman keselamatan kerja yang berlaku di tanah air.

4. Badan Layanan Umum (BLU)

Lembaga yang memberikan layanan publik dengan fleksibilitas pengelolaan keuangan ini juga tidak luput dari kewajiban perizinan.

BLU yang menangani fasilitas kelistrikan harus membuktikan bahwa mereka memiliki kompetensi teknis yang memadai.

Dengan izin ini, kualitas layanan publik di sektor listrik dapat lebih terjamin dan terlindungi secara hukum. Hal ini sekaligus memberikan rasa aman bagi pengguna layanan karena proses pemeliharaan instalasi dilakukan oleh lembaga yang kredibilitas teknisnya sudah diakui melalui proses verifikasi resmi.

5. Koperasi

Koperasi yang berusaha di bidang jasa penunjang tenaga listrik juga wajib memiliki izin sesuai dengan klasifikasi dan kualifikasinya. Pengakuan melalui sertifikat badan usaha sangat penting bagi koperasi agar bisa bersaing secara sehat dengan badan usaha lainnya.

Koperasi harus memastikan bahwa bidang usaha yang dijalankan benar-benar sesuai dengan sertifikasi yang dimiliki agar tidak ada kendala saat pelaksanaan pekerjaan.

Dengan izin resmi ini, koperasi berpeluang besar untuk memenangkan kepercayaan masyarakat sekitar dalam mengelola proyek kelistrikan lingkungan secara lebih mandiri dan profesional.

Manfaat Memiliki IUJPTL untuk Badan Usaha dan Lembaga Tersebut

Memiliki izin yang lengkap bukan sekadar memenuhi tumpukan berkas administrasi, melainkan memberikan rasa aman dan kemudahan dalam mengembangkan bisnis.

Berikut ini sejumlah manfaat yang didapatkan apabila badan usaha atau lembaga telah memperoleh IUJPTL:

  • Legalitas Operasional: Menjamin bahwa seluruh aktivitas bisnis Anda sah di mata hukum dan terhindar dari penghentian paksa.
  • Syarat Utama Tender: Membuka akses untuk mengikuti pengadaan proyek besar, baik dari pemerintah maupun pihak swasta.
  • Peningkatan Kepercayaan: Mitra bisnis akan lebih yakin bekerja sama karena perusahaan Anda terbukti memiliki standar kompetensi yang diakui negara.
  • Keamanan Kerja: Mendorong penerapan standar keselamatan kelistrikan yang lebih ketat guna melindungi pekerja dan aset perusahaan.

Itu dia penjelasan mengenai siapa yang memerlukan IUJPTL, semoga bermanfaat dan menambah pemahaman Anda. Butuh bantuan untuk menyelesaikan permohonan IUJPTL?

Hubungi tim PT Adhikari Kreasi Mandiri, kami menyediakan jasa pengurusan IUJPTL di Indonesia dengan proses lebih mudah, cepat, dan minim kendala. Kami siap menjadi mitra yang mendampingi pertumbuhan bisnis Anda dengan penuh tanggung jawab.

Cara Memperpanjang IUJP dan Persyaratan yang Wajib Dilengkapi

Cara Memperpanjang IUJP dan Persyaratan yang Wajib Dilengkapi

IUJP perusahaan Anda habis masa berlakunya? Sebaiknya pahami cara memperpanjang IUJP beserta persyaratan yang perlu disiapkan. Berdasarkan Peraturan Menteri ESDM No.11 Tahun 2018 masa berlaku IUJP adalah 5 tahun dan dapat diperpanjang.

Pengajuan perpanjangan paling lambat yaitu 1 bulan sebelum masa berlakunya berakhir agar operasional di lapangan tetap berjalan aman tanpa hambatan legalitas.

Di sini kami akan mencoba jelaskan bagaimana prosedur perpanjangan Izin Usaha Jasa Pertambangan dan persyaratannya, silakan disimak.

Memastikan izin tetap aktif adalah bentuk kepatuhan perusahaan terhadap regulasi negara yang sangat ketat.

Prosedur Perpanjangan IUJP dan Persyaratannya

Melakukan perpanjangan IUJP membutuhkan ketelitian yang sama besarnya dengan saat Anda mengajukan izin baru. Alur yang terstruktur akan membantu tim administrasi perusahaan bekerja lebih efisien tanpa perlu bolak-balik memperbaiki data yang salah. Berikut ini kami jelaskan sekilas cara memperpanjang IUJP:

1. Melengkapi Persyaratan Administratif

Persyaratan administratif berfungsi sebagai validasi ulang terhadap legalitas hukum badan usaha Anda. Meskipun perusahaan sudah beroperasi selama lima tahun, pemerintah perlu memastikan bahwa data kepengurusan dan kepemilikan manfaat tetap transparan dan sesuai dengan aturan terbaru.

  • Surat Permohonan: Dokumen resmi bermaterai yang ditandatangani oleh pimpinan perusahaan.
  • Format Isian Lampiran: Mengisi formulir detail permohonan sesuai standar kementerian.
  • Legalitas Perusahaan: Salinan akta pendirian hingga perubahan terakhir yang mencantumkan KBLI 09900.
  • Identitas Perpajakan: NPWP Badan usaha yang aktif serta NIB (Nomor Induk Berusaha).
  • Profil Pengurus: Data lengkap Direksi dan Komisaris yang disertai identitas resmi.
  • Beneficial Ownership: Daftar lengkap pihak yang menjadi penerima manfaat akhir dari bisnis tersebut.
  • Data Kontak & Pernyataan: Kontak resmi perusahaan serta surat pernyataan bahwa seluruh berkas adalah benar.

2. Melengkapi Persyaratan Teknis

Bagian teknis ini sangat krusial karena membuktikan bahwa perusahaan Anda tetap memiliki kemampuan nyata dalam mengerjakan jasa pertambangan. Apakah jumlah tenaga ahli dan ketersediaan peralatan Anda masih memenuhi standar kualifikasi yang dipersyaratkan?

  • Data Tenaga Ahli: Riwayat hidup (CV) dan ijazah tenaga profesional yang relevan.
  • Sertifikat Kompetensi: Bukti sah keahlian tenaga ahli yang masih berlaku.
  • Pernyataan Personel: Surat resmi dari tenaga ahli yang menyatakan komitmen bekerja pada perusahaan pemohon.
  • Kesiapan Alat: Daftar peralatan operasional beserta bukti kepemilikan atau dokumen sewa/MoU alat yang sah.
  • Syarat Tambahan (Penting): Bukti laporan kegiatan triwulanan yang rutin dikirim ke KTT. Jika belum mendapat proyek, lampirkan bukti laporan langsung ke Pemberi Izin.

3. Mengajukan Melalui OSS dan Minerba

Setelah semua berkas siap dalam format digital, langkah selanjutnya adalah mengunggahnya melalui sistem OSS RBA yang sudah terintegrasi dengan minerba.esdm.go.id. Integrasi ini memudahkan Anda karena data perusahaan biasanya akan langsung tersinkronisasi, sehingga Anda hanya perlu fokus pada dokumen khusus perpanjangan.

Baca juga: 5 Manfaat Mengurus IUJP untuk Keberlangsungan Usaha Tambang

4. Menunggu Verifikasi Data

Tahap ini merupakan masa tunggu di mana petugas akan memeriksa kesesuaian antara dokumen yang diunggah dengan standar aturan. Jika ditemukan ketidakcocokan data atau ada berkas yang kurang jelas, permohonan akan ditunda dan Anda perlu segera melakukan perbaikan sesuai catatan dari verifikator.

5. Persetujuan Pusat dan Penerbitan Izin

Terakhir, jika seluruh proses verifikasi berjalan mulus, permohonan Anda akan mendapatkan persetujuan dari pusat. Dengan terbitnya dokumen baru ini, IUJP perusahaan Anda resmi diperpanjang untuk 5 tahun ke depan, memberikan ketenangan dalam menjalankan kontrak kerja dengan para mitra.

Apa yang Terjadi Jika Lupa Perpanjangan IUJP atau Terlambat?

Konsekuensi dari kelalaian ini cukup serius bagi kelangsungan bisnis. Tergantung pada kebijakan Kementerian ESDM, umumnya pemohon akan diminta untuk melakukan pengurusan IUJP baru dari awal apabila masa berlakunya sudah benar-benar habis.

Apakah tim internal Anda sudah membuat jadwal pengingat untuk urusan legalitas ini? Sangat penting untuk memiliki sistem pengingat agar tidak terjadi kesalahan yang bisa menghambat operasional.

Manfaat Memperpanjang IUJP Tepat Waktu

Melakukan pembaruan izin sebelum masa berlaku habis bukan sekadar menggugurkan kewajiban administratif. Ada keuntungan strategis yang bisa perusahaan dapatkan dengan menjaga status legalitas tetap aktif.

  • Menjaga Kelangsungan Kontrak: Perusahaan dapat terus menjalankan pekerjaan di lokasi tambang tanpa risiko penghentian operasional oleh pihak pemberi kerja atau pengawas.
  • Mempermudah Proses Administrasi: Pengajuan perpanjangan biasanya lebih ringkas secara prosedur dibandingkan harus mengurus izin dari nol kembali.
  • Meningkatkan Kepercayaan Mitra: Status izin yang selalu aktif menunjukkan bahwa perusahaan Anda dikelola secara profesional dan tertib aturan.
  • Menghindari Sanksi Hukum: Terhindar dari denda atau teguran administratif yang dapat merusak rekam jejak perusahaan

Demikian penjelasan mengenai cara memperpanjang IUJP semoga bisa membantu. Jika Anda merasa kesulitan dalam mengajukan permohonan Izin Usaha Jasa Pertambangan maka bisa menggunakan layanan pihak ketiga seperti PT Adhikari Kreasi Mandiri.

Kami siap membantu prosesnya dengan mudah dan cepat melalui pendampingan profesional agar izin usaha Anda selalu aman dan terupdate.

Pengurusan SKTTK Distribusi Tenaga Listrik Prosesnya Mudah

Pengurusan SKTTK Distribusi Tenaga Listrik Prosesnya Mudah

PT Adhikari Kreasi Mandiri menyediakan solusi untuk pengurusan SKTTK distribusi. Bagi Anda yang bekerja di bidang ini mestinya sudah tahu bahwa memiliki sertifikat kompetensi sangatlah penting. Ini menjadi bukti formal bahwa pekerja telah lolos uji dan diakui keahliannya oleh negara sesuai dengan bidangnya tersebut.

Manfaat Pentingnya Serkom SKTTK

Jika tetap bekerja tanpa mengantongi sertifikat kompetensi yang sah, pekerja dan bahkan perusahaannya bisa mendapatkan sanksi denda yang jumlahnya tidak sedikit. Ini tertuang di Peraturan Pemerintah (PP) No. 25 Tahun 2021.

Ini membuktikan bahwa kepemilikan SKTTK adalah hal yang sangat penting. Namun, sebelum membahas lebih lanjut mengenai cara mengurusnya mari pahami kembali apa itu SKTTK distribusi tenaga listrik dan level atau jenjangnya.

Apa Itu SKTTK Distribusi Tenaga Listrik?

SKTTK (Sertifikat Kompetensi Tenaga Teknik Ketenagalistrikan) Distribusi Tenaga Listrik adalah bukti pengakuan formal atas kompetensi dan kualifikasi seorang tenaga teknik dalam bidang distribusi listrik. Sertifikat ini diterbitkan oleh Kementerian ESDM melalui Direktorat Jenderal Ketenagalistrikan (DJK) sebagai standar resmi keahlian. Dokumen ini memastikan bahwa setiap tenaga kerja memiliki pemahaman teknis yang memadai untuk menangani infrastruktur listrik dengan aman.

Sub Bidang dan Level SKTTK Distribusi Tenaga Listrik

Berdasarkan peraturan yang berlaku, SKTTK bidang distribusi itu terbagi menjadi beberapa bagian profesi mulai dari konsultasi perencanaan sampai pemeliharaan. Berikut ini adalah pembagian jenjang jabatan yang perlu dipahami agar tidak salah dalam memilih kualifikasi:

Baca juga: Memahami Level Sertifikat Kompetensi Teknik Ketenagalistrikan (SKTTK)

BidangNama JabatanJenjang (Level)
Konsultasi PerencanaanDrafter, Kepala Regu, Supervisor, ManajerLevel 2 – 6
Konsultasi PengawasanPengawas, Kepala Regu, Supervisor, ManajerLevel 2 – 6
Pembangunan & PemasanganTeknisi, Kepala Regu, Supervisor, ManajerLevel 2 – 6
PengoperasianJunior Operator, Operator, Supervisor, ManajerLevel 2 – 6
PemeliharaanJunior Teknisi, Ass. Teknisi, Supervisor, ManajerLevel 2 – 6

Bagaimana Kreasi Mandiri Mempermudah Pengurusan SKTTK?

Banyak tenaga teknik merasa kesulitan saat harus berhadapan dengan birokrasi dan persyaratan yang rumit. Apakah Anda juga merasa bingung mulai dari mana untuk mendapatkan sertifikat ini? Kami hadir untuk mempermudah langkah Anda melalui proses yang transparan dan terukur sebagai berikut.

Sanksi Tenaga Listrik Bekerja Tanpa SKTTK

1. Kami Cek Kelengkapan Persyaratan Anda

Langkah pertama yang kami lakukan adalah memeriksa seluruh dokumen pendukung yang Anda miliki. Mulai dari ijazah, surat keterangan kerja, hingga bukti pengalaman di lapangan akan ditinjau secara teliti. Hal ini bertujuan agar saat pendaftaran dilakukan, tidak ada kendala kekurangan berkas yang bisa menghambat proses verifikasi.

2. Selesaikan Urusan Administratif Online

Saat ini semua proses pengurusan sudah beralih ke jalur digital yang terkoneksi langsung dengan sistem kementerian. Kami akan membantu Anda melakukan input data dan pendaftaran akun secara online dengan tepat. Dengan bantuan tim ahli, Anda tidak perlu lagi khawatir dengan masalah teknis atau kesalahan pengisian formulir yang sering terjadi.

3. Merekomendasikan LSK Terbaik

Memilih Lembaga Sertifikasi Kompetensi (LSK) yang tepat sangat menentukan kelancaran proses uji Anda. Kami memiliki jaringan dengan LSK terpercaya yang sudah memiliki izin resmi dari DJK. Kami akan memberikan arahan mengenai lembaga mana yang paling cocok dengan jadwal dan domisili Anda agar proses sertifikasi lebih efisien.

4. Membantu Mempersiapkan Sebelum Uji Kompetensi

Uji kompetensi seringkali membuat tenaga teknik merasa tegang meskipun sudah ahli di lapangan. Bagaimana cara menghadapi asesor dengan tenang? Kami memberikan panduan mengenai materi apa saja yang biasanya diujikan, mulai dari pengetahuan teori hingga praktik lapangan, sehingga Anda merasa lebih siap dan percaya diri saat hari pelaksanaan tiba.

5. Memastikan SKTTK yang Terbit Valid

Setelah proses uji selesai dan dinyatakan lulus, kami akan memantau hingga sertifikat fisik atau digital diterbitkan. Kami menjamin bahwa sertifikat yang Anda terima adalah dokumen asli yang terdaftar secara resmi di database pemerintah. Keamanan dan keaslian dokumen adalah prioritas utama kami dalam memberikan layanan kepada pelanggan.

Persyaratan Umum untuk Mengajukan SKTTK Distribusi

Berikut ini sejumlah persyaratan umum yang perlu Anda siapkan apabila ingin mengurus Sertifikat Kompetensi Tenaga Teknik Ketenagalistrikan untuk bidang distribusi:

  • Mengisi Formulir Permohonan Perorangan
  • Daftar Riwayat Hidup
  • Okupasi Jabatan
  • Pas Foto dengan ukuran 3 x 4 cm background merah komposisi wajah 80, wajah dan tubuh menghadap ke depan.
  • Pindaian kartu identitas berupa Kartu Tanda Penduduk (KTP) bagi WNI atau Paspor bagi WNA.

Catatan: Persyaratan lainnya mungkin diperlukan, konfirmasi detailnya bersama konsultan atau tim LSK (Lembaga Sertifikasi Kompetensi)

Berapa Biaya Pengurusan SKTTK di Indonesia?

Untuk biaya jasa pengurusan SKTTK bisa bervariasi tergantung jenjangnya, untuk mendapatkan informasi lebih lengkap nanti Anda bisa berkonsultasi dengan tim kami. Tidak perlu khawatir, PT Adhikari Kreasi Mandiri berusaha memberikan harga kompetitif dan terjangkau bagi tenaga teknik maupun perusahaan.

keunggulan pt adhikari kreasi mandiri

Jika butuh informasi lebih lanjut mengenai pengurusan sertifikat kompetensi ini, Anda bisa menghubungi kami. Kami siap menjadi rekan kerja yang membantu kelancaran karir dan legalitas tenaga kerja di perusahaan Anda.

Apakah Anda sudah siap untuk memiliki sertifikat kompetensi resmi tahun ini? Hubungi kami sekarang untuk mendapatkan penawaran terbaik.

Syarat Pengurusan SBU Konstruksi Terbaru, Pahami Ketentuannya

Syarat Pengurusan SBU Konstruksi Terbaru, Pahami Ketentuannya

Sudahkah Anda mengetahui syarat pengurusan SBU konstruksi terbaru? Jika belum maka ini adalah waktu yang tepat untuk memahaminya. Saat ini persyaratan dokumen dan non dokumen untuk mengurus SBU mengacu pada Permen PUPR Nomor 8 Tahun 2022 dan SK Dirjen PUPR nomor 144 Tahun 2022.

Jadi, apabila Anda masih mengacu pada persyaratan lama maka itu sudah tidak berlaku. Kebijakan ini sudah berlaku efektif sejak 10 Oktober 2022, ingin tahu apa saja persyaratan terbarunya? Silakan simak penjelasan di bawah.

Persyaratan Utama untuk Pengurusan SBU Konstruksi di Indonesia

Sebelum masuk pada daftar dokumen, ada baiknya Anda memahami alur umumnya terlebih dahulu. Mengapa demikian? Banyak pelaku usaha yang hanya menyiapkan sebagian berkas tanpa menyadari bahwa proses verifikasi SBU cukup detail.

surveilen sbu

Dengan memahami alurnya sejak awal Anda bisa menghindari kekurangan berkas dan memastikan proses berjalan lebih lancar. Di bawah ini adalah enam syarat pengurusan SBU kontraktor:

1. Menyiapkan Dokumen Administrasi Badan Usaha

Tahap pertama berfokus pada dokumen legal perusahaan. Bagian ini menjadi penentu awal apakah perusahaan dianggap memenuhi syarat membuat SBU atau tidak. Sudahkah semua dokumen legal perusahaan Anda diperbarui sesuai NIB dan KBLI terbaru?

1.1 Akta Pendirian Baru / Akta Perubahan Terakhir sesuai Nomor Induk Berusaha (NIB) KBLI 2020 + SK Kemenkumham (AHU).

1.2 Surat Pernyataan Tanggung Jawab Mutlak (SPTJM).

1.3 Kartu Tanda Anggota (KTA) Asosiasi yang terdaftar di LPJK.

Setelah ketiga poin ini lengkap, barulah Anda bisa masuk ke tahap verifikasi berkas selanjutnya.

2. Menyiapkan Dokumen Penjualan Tahunan

Pada tahap ini perusahaan diminta menunjukkan rekam jejak pekerjaan. Mengapa dokumen ini penting? Karena dokumen penjualan tahunan membantu lembaga sertifikasi menilai kapasitas usaha Anda secara objektif.

2.1 Kontrak Kerja / SPK.

2.2 Adendum Kontrak (jika ada).

 2.3 Surat Perjanjian KSO (jika ada).

2.4 RAB Kontrak Kerja.

2.5 Berita Acara Serah Terima (PHO / BAST).

Catatan Penting Penjualan Tahunan:

Dokumen harus sesuai subklasifikasi yang diajukan.

Nilai minimal per subklasifikasi:

  • Kualifikasi Besar (BUJKN): 50M
  • Kualifikasi Besar (BUJKA): 100M
  • Kualifikasi Menengah: 2,5M

Seluruh dokumen didaftarkan di www.simpan.pu.go.id.

Dokumen ini sering menjadi penghambat apabila penyusunan berkas tidak rapi sejak awal proyek berjalan, sehingga penting untuk memastikan seluruh dokumen pekerjaan selalu terdokumentasi dengan baik.

3. Menyiapkan Dokumen Kemampuan Keuangan

Lalu bagaimana dengan aspek keuangan usaha Anda? Tahap ini memastikan kondisi finansial perusahaan layak untuk mengajukan SBU, terutama untuk subklasifikasi tertentu yang memerlukan pembuktian kapasitas.

3.1 Neraca Keuangan Badan Usaha 2 Tahun Terakhir (bermaterai).

  • Laporan Audit Keuangan KAP untuk kualifikasi Menengah & Besar.
  • Ketentuan khusus usaha Spesialis:
  • 2M menggunakan laporan KAP
  • < 2M cukup menggunakan Neraca Bermaterai

Syarat pengurusan SBU yang satu ini sering menimbulkan pertanyaan, khususnya bagi perusahaan kecil yang baru berkembang. Namun pedomannya cukup jelas sehingga Anda dapat menyesuaikannya dengan kondisi usaha Anda.

4. Menyiapkan Dokumen Tenaga Kerja Konstruksi

Tahapan berikutnya menekankan pentingnya tenaga kerja bersertifikat. Apakah personel teknis di perusahaan Anda sudah memiliki SKK Konstruksi yang sesuai? Jika belum, bagian ini wajib Anda lengkapi sebelum pengajuan.

4.1 Pas Foto PJBU.

4.2 SKK Konstruksi untuk PJTBU & PJSKBU sesuai kualifikasi dan subklasifikasi.

Keterangan Singkatan:

  • PJBU: Penanggung Jawab Badan Usaha
  • PJTBU: Penanggung Jawab Teknik Badan Usaha
  • PJSKBU: Penanggung Jawab Sub Klasifikasi Badan Usaha

Tenaga kerja yang memenuhi standar akan mempermudah proses verifikasi dokumen dan memperkuat kredibilitas perusahaan.

5. Menyiapkan Dokumen Peralatan Konstruksi

Peralatan konstruksi juga menjadi salah satu poin verifikasi untuk menunjukkan kesiapan perusahaan. Tidak memiliki alat? Tidak masalah asalkan Anda tetap mengikuti ketentuan yang ditetapkan.

5.1 Bukti kepemilikan (kwitansi, faktur).

5.2 Foto alat (plat nomor, tampak depan & samping).

5.3 Bukti uji kelayakan (KIR, SILO).

5.4 Surat Pernyataan Kelayakan Peralatan.

5.5 Jika tidak memiliki peralatan, wajib membuat Surat Pernyataan Pemenuhan Kepemilikan Peralatan dalam 30 hari kalender sejak SBU terbit.

Seluruh dokumen di daftarkan di SIMPK (simpk.pu.go.id).

Bagian ini penting dipahami karena menjadi bukti bahwa perusahaan siap menjalankan pekerjaan sesuai subklasifikasi yang diajukan.

6. Menyiapkan Dokumen Penerapan Sistem Manajemen Anti Penyuapan (SMAP)

Penerapan SMAP kini menjadi standar wajib bagi seluruh badan usaha konstruksi. Apakah perusahaan Anda telah menerapkannya? Bila belum, ada beberapa opsi dokumen yang dapat Anda pilih sesuai ketentuan.

6.1 Sertifikat Penerapan SMAP, atau

6.2 Dokumen Penerapan SMAP, atau

6.3 Surat Pernyataan Komitmen dengan batas waktu:

  • 1 tahun untuk kualifikasi Besar
  • 2 tahun untuk Menengah & Spesialis
  • 3 tahun untuk Kualifikasi Kecil

Dokumen ini menunjukkan komitmen perusahaan terhadap proses kerja yang transparan dan profesional.

Ajukan SBU Perusahaan Bersama Kreasi Mandiri!

Sudah paham persyaratan SBU terbaru? Langkah selanjutnya adalah mengajukan permohonan SBU ke Lembaga Sertifikasi Badan Usaha terdekat.

Apabila Anda ingin proses yang lebih mudah, layanan dari Kreasi Mandiri siap membantu dari pengecekan berkas hingga SBU terbit. Kami mendampingi seluruh proses agar Anda tidak repot memeriksa satu per satu dokumen yang cukup banyak ini. Silakan hubungi kami bila ingin mendapatkan informasi lebih lengkap dan bantuan pengurusan SBU dengan lebih mudah!

 

Apa Itu TT dan PJT Ketenagalistrikan, Begini Penjelasannya

Apa Itu TT dan PJT Ketenagalistrikan, Begini Penjelasannya

TT dan PJT sebenarnya merupakan dua istilah berbeda yang sering muncul saat membahas ketenagalistrikan, terutama ketika seseorang ingin mengurus SBUJPTL. Namun apakah Anda sudah memahami makna keduanya dengan benar?

TT dan PJT

Jika belum, kami akan membantu menjelaskan seluruh poinnya secara runtut agar Anda bisa mendapatkan gambaran yang jelas dan mudah diikuti.

Apa Itu TT atau Tenaga Teknik?

Tenaga Teknik atau TT dalam ketenagalistrikan adalah individu yang memiliki kompetensi teknis di bidang ketenagalistrikan dan dibuktikan dengan sertifikat kompetensi resmi.

Istilah ini diatur dalam Undang-Undang Nomor 30 Tahun 2009 tentang Ketenagalistrikan, khususnya pada Pasal 18 dan Pasal 19 yang menegaskan kewajiban tenaga teknik untuk memiliki sertifikat kompetensi. Anda mungkin bertanya apa tujuan sertifikasi tersebut?

Sertifikat ini menjadi bukti bahwa seorang tenaga teknik sudah memenuhi standar keahlian yang diakui dan siap bekerja pada lingkup ketenagalistrikan dengan aman dan memenuhi aturan.

Dalam regulasi yang sama juga dijelaskan bahwa tenaga teknik wajib memiliki SKTTK atau Serkom sebagai syarat utama dalam pelaksanaan pekerjaan teknis.

Dengan begitu, setiap aktivitas lapangan dapat dipertanggungjawabkan dan mengikuti standar keselamatan yang berlaku.

Baca juga: Memahami Level Sertifikat Kompetensi Teknik Ketenagalistrikan (SKTTK)

Tugas dan Tanggung Jawab Tenaga Teknik

Tugas TT beragam tergantung pada jabatan dan subklasifikasi yang mereka pegang. Meskipun begitu, ada beberapa tanggung jawab umum yang biasanya dilakukan oleh tenaga teknik dalam berbagai situasi pekerjaan.

  • Merencanakan, melaksanakan, dan mengawasi pekerjaan instalasi listrik baik pada jaringan distribusi, transmisi, maupun pembangkit sesuai kapasitas yang mereka miliki serta mengacu pada standar teknis.
  • Melakukan perawatan dan pemeliharaan sistem kelistrikan agar tetap aman dan berfungsi dengan baik.
  • Melaksanakan inspeksi dan pengujian peralatan mulai dari kabel, panel, transformator, hingga sistem proteksi untuk mencegah gangguan yang dapat menimbulkan risiko keselamatan.
  • Menerapkan prinsip manajemen mutu, keselamatan kerja, dan perhatian terhadap lingkungan pada seluruh kegiatan teknis.
  • Memastikan seluruh pekerjaan memenuhi standar teknis dan regulasi ketenagalistrikan yang berlaku.

Melalui tugas-tugas tersebut, TT menjadi garda terdepan dalam memastikan setiap kegiatan kelistrikan berjalan aman dan mengikuti aturan.

Apa Itu PJT?

Penanggung Jawab Teknik atau PJT adalah tenaga teknik yang mendapatkan penetapan dari pimpinan badan usaha untuk memegang tanggung jawab teknis secara penuh dalam kegiatan ketenagalistrikan.

PJT juga wajib memiliki sertifikat kompetensi dengan kualifikasi yang sesuai serta diakui secara resmi. Peran ini berada pada tingkatan strategis karena berkaitan langsung dengan keselamatan dan kualitas pekerjaan ketenagalistrikan di dalam badan usaha.

Dasar hukum utamanya tetap bersumber dari Undang-Undang Nomor 30 Tahun 2009 tentang Ketenagalistrikan, khususnya Pasal 18 ayat 4 huruf c dan Pasal 19.

Selain itu, Peraturan Pemerintah Nomor 62 Tahun 2012 turut menjelaskan mekanisme sertifikasi tenaga teknik dan penetapan PJT. Peraturan Menteri ESDM Nomor 10 Tahun 2016 juga memberikan rincian terkait tugas dan peran PJT dalam menjamin pekerjaan kelistrikan berjalan sesuai standar keselamatan.

Tanggung Jawab PJT

Tanggung jawab PJT berada pada level pengawasan dan pengendalian teknis. Anda mungkin bertanya apakah perannya jauh berbeda dari tenaga teknik biasa? Perbedaannya cukup signifikan karena PJT tidak hanya bekerja pada aspek teknis, tetapi juga memastikan kecukupan sistem dan kepatuhan pekerjaan terhadap hukum.

  • Mengawasi dan memastikan seluruh pekerjaan ketenagalistrikan dalam badan usaha memenuhi standar teknis dan keselamatan.
  • Menjadi pihak yang bertanggung jawab secara hukum atas mutu teknis instalasi listrik.
  • Melakukan koordinasi dengan manajemen atau regulator terkait hal teknis dan pelaksanaan pekerjaan.

Melihat lingkup tanggung jawab tersebut, PJT memegang posisi penting dalam menjaga kualitas dan keamanan instalasi ketenagalistrikan di badan usaha.

Baca juga: Sanksi Tenaga Listrik Bekerja Tanpa SKTTK, Anda Harus Paham!

Perbedaan TT dan PJT

Untuk memudahkan Anda memahami perbedaannya, berikut ringkasan poin utama dari masing-masing peran.

AspekTenaga Teknik (TT)Penanggung Jawab Teknik (PJT)
DefinisiTenaga ahli teknis yang melaksanakan pekerjaan teknis sesuai bidang keahliannya dengan sertifikat kompetensi (SKTTK).Tenaga teknik yang ditunjuk oleh pimpinan badan usaha untuk memegang tanggung jawab teknis dan hukum atas pekerjaan ketenagalistrikan.
Fungsi UtamaMelaksanakan kegiatan teknis seperti instalasi, pemeliharaan, pengujian, dan perbaikan sistem kelistrikan.Bertanggung jawab atas keseluruhan aspek teknis dan keamanan dalam pekerjaan ketenagalistrikan di badan usaha.
SertifikasiHarus memiliki Sertifikat Kompetensi Tenaga Teknik (SKTTK) sesuai bidangnya.Harus memiliki SKTTK dengan kualifikasi lebih tinggi dan resmi ditunjuk sebagai PJT oleh badan usaha.
Tanggung Jawab HukumFokus pada pelaksanaan teknis dengan pengawasan internal.Bertanggung jawab secara hukum terhadap kelayakan teknis dan keselamatan operasional instalasi listrik.
Jabatan RangkapDilarang merangkap jabatan di bidang/subbidang yang sama pada badan usaha lain.Sama seperti TT, juga dilarang merangkap jabatan di badan usaha lain untuk bidang yang sama.
Peran dalam Badan UsahaSebagai pelaksana teknis dan operator langsung di lapangan.Sebagai pengambil keputusan teknis dan pengawas utama pelaksanaan teknis dalam badan usaha.

Itu dia penjelasan lengkap mengenai TT dan PJT dalam ketenagalistrikan. Jika Anda membutuhkan bantuan dalam memproses sertifikat kompetensi seperti SKTTK atau serkom, Anda bisa menghubungi tim Kreasi Mandiri.

Kami siap membantu menyediakan jasa pengurusan SKTTK. Dibantu oleh tim yang profesional dan berpengalaman lebih dari 10 tahun.

 

SKK Konstruksi Subklasifikasi Bendung dan Bendungan

SKK Konstruksi Subklasifikasi Bendung dan Bendungan

Ingin menjadi tenaga konstruksi yang profesional dan terlibat dalam proyek bendungan? Pastikan untuk mengurus skk konstruksi bendungan sesuai ketentuan yang berlaku. Bidang ini tidak bisa diikuti sembarangan orang karena ada tanggung jawab besar di dalamnya.

Setiap tenaga yang terlibat harus benar-benar kompeten dan dibuktikan melalui sertifikat formal. Anda mungkin bertanya, mengapa prosesnya harus seketat itu? Jawabannya karena pembangunan bendung dan bendungan menyangkut keselamatan banyak orang serta keberlangsungan sumber air.

Tabel Subklasifikasi dan Kualifikasi SKK Konstruksi Bendung dan Bendungan

Sebelum melihat rincian tabelnya, mari kita pahami dulu bahwa jabatan kerja di bidang bendung dan bendungan memiliki jenjang berbeda.

Setiap jenjang memiliki syarat pendidikan serta tingkat tanggung jawab tertentu. Dengan memahami struktur ini, Anda bisa menentukan jalur yang paling sesuai dengan pengalaman teknis maupun latar belakang pendidikan.

NoSubklasifikasiKualifikasiJabatan KerjaJenjangKetentuan Pendidikan
1Bendung dan BendunganAhliAhli Madya Teknik Bendungan Besar8Teknik Sipil, Teknik Pengairan, Teknik Geologi/Geoteknik, Teknik Mesin, Teknik Elektro, Arsitektur Lanskap, Teknik Geodesi, Teknik Lingkungan
2Bendung dan BendunganAhliAhli Madya Operasi dan Pemeliharaan Bendungan Tipe Urugan8Teknik Sipil, Teknik Pengairan, Teknik Geologi/Geoteknik, Teknik Mesin, Teknik Elektro, Teknik Geodesi, Teknik Lingkungan
3Bendung dan BendunganAhliAhli Teknik Perencana Bendungan9Teknik Sipil, Teknik Pengairan, Teknik Lingkungan
4Bendung dan BendunganTeknisi/AnalisPelaksana Operasi dan Pemeliharaan Bendungan Tipe Urugan5Teknik Sipil, Teknik Pengairan, Teknik Geologi/Geoteknik, Teknik Mesin, Teknik Elektro, Arsitektur Landscapes, Teknik Geodesi, Teknik Lingkungan
5Bendung dan BendunganTeknisi/AnalisPelaksana Operasi dan Pemeliharaan Bendungan Tipe Urugan Utama6Teknik Sipil, Teknik Pengairan, Teknik Geologi/Geoteknik, Teknik Mesin, Teknik Elektro, Arsitektur Landscapes, Teknik Geodesi, Teknik Lingkungan
6Bendung dan BendunganTeknisi/AnalisPelaksana Bendungan Madya5Teknik Sipil, Teknik Pengairan, Teknik Geologi/Geoteknik, Teknik Mesin, Teknik Elektro, Arsitektur Lanskap, Teknik Geodesi, Teknik Lingkungan
7Bendung dan BendunganTeknisi/AnalisPelaksana Bendungan Utama6Teknik Sipil, Teknik Pengairan, Teknik Geologi/Geoteknik, Teknik Mesin, Teknik Elektro, Arsitektur Lanskap, Teknik Geodesi, Teknik Lingkungan
8Bendung dan BendunganOperatorMandor Pekerjaan Timbunan Tubuh Bendungan Tipe Urugan3Semua Program Studi

Penjelasan Jabatan Kerja Subklasifikasi Bendung dan Bendungan

Sebelum masuk ke uraian setiap jabatan, ada baiknya kita memahami dulu gambaran peran yang ada dalam subklasifikasi bendung dan bendungan.

SKK Konstruksi Subklasifikasi Bendung dan Bendungan

Masing-masing posisi memiliki tugas dan tanggung jawab yang berbeda sehingga penting bagi Anda untuk mengetahui batasan serta ruang lingkup kerjanya. Di sini kami hanya menjelaskan 3 di antara jabatan kerja yang ada di tabel sebagai gambaran umum:

1. Ahli Madya Teknik Bendungan Besar (Ahli)

Ahli Madya Teknik Bendungan Besar memiliki tanggung jawab dalam kegiatan perencanaan, pelaksanaan, dan pengawasan konstruksi bendungan besar.

Mereka melakukan analisis teknis seperti kajian hidrologi, hidrolika, hingga evaluasi mekanika tanah untuk memastikan struktur tetap aman. Selain itu, mereka memantau pemenuhan standar teknis serta aspek keselamatan dan lingkungan.

Pada tingkat ini, koordinasi teknis di lapangan juga menjadi bagian dari tugas harian yang harus dijalankan dengan teliti.

2. Pelaksana Operasi dan Pemeliharaan Bendungan Tipe Urukan (Teknisi Analis)

Pelaksana Operasi dan Pemeliharaan Bendungan Tipe Urukan bertugas menjalankan kegiatan operasional harian pada bendungan urukan.

Perannya mencakup pengaturan aliran air melalui pintu bendungan dan pemantauan kondisi struktur. Mereka melakukan inspeksi berkala untuk memastikan bendungan tetap stabil dan aman dari potensi kerusakan. Dengan pemeliharaan yang tepat, operasional bendungan dapat berjalan lancar tanpa gangguan yang dapat memengaruhi wilayah hilir.

3. Mandor Pekerjaan Timbunan Tubuh Bendungan Tipe Urugan (Operator)

Tenaga profesional untuk jabatan ini mengawasi pengerjaan timbunan tanah pada tubuh bendungan. Tugas ini mencakup pengaturan tenaga kerja, penggunaan alat berat, serta memastikan material yang digunakan memenuhi standar kepadatan dan kualitas.

Mandor juga berperan dalam menjaga keselamatan kerja selama kegiatan konstruksi berlangsung.

Setiap perkembangan pekerjaan dilaporkan kepada pengawas proyek agar proses konstruksi berjalan sesuai rencana dan tetap berada dalam batas keamanan yang telah ditetapkan.

Baca juga: Ini Dia 5 Manfaat SKK Konstruksi Bagi Pekerja, Apa Saja?

Mengapa Tenaga Konstruksi di Bidang Ini Wajib Bersertifikat?

Sebelum membahas satu per satu alasannya, penting untuk memahami bahwa kegiatan konstruksi bendung dan bendungan termasuk pekerjaan berisiko tinggi. Itu sebabnya, seluruh tenaga teknis wajib melalui uji kompetensi terlebih dahulu.

keunggulan pt adhikari kreasi mandiri

Anda mungkin bertanya, apakah sertifikat ini hanya formalitas? Tentu tidak. Sertifikat kompetensi menjadi bukti bahwa seseorang memang layak bekerja di proyek yang menuntut ketelitian tinggi.

  1. Sertifikat kompetensi menunjukkan bahwa tenaga kerja sudah memenuhi standar kemampuan teknis sesuai regulasi nasional. Hal ini memastikan hasil pekerjaan tetap aman dan sesuai kebutuhan struktur bendungan yang tidak boleh mengalami kesalahan sedikit pun.
  2. Pembangunan bendung dan bendungan memerlukan keahlian khusus. Tanpa pengalaman dan pengetahuan teknis yang benar, risiko kegagalan struktur bisa meningkat. Kondisi ini tentu membahayakan masyarakat sekitar.
  3. Pemerintah melalui LSP dan BNSP mengatur sertifikasi sebagai syarat legal. Aturan ini dibuat agar pekerjaan konstruksi berjalan aman dan tidak menimbulkan potensi kecelakaan maupun kerusakan jangka panjang.
  4. Sertifikasi memastikan tenaga konstruksi memahami aspek K3, kualitas, mutu, dan lingkungan selama proses pekerjaan berlangsung. Dengan pemahaman menyeluruh, risiko kesalahan dapat ditekan serendah mungkin.

Jasa Pengurusan SKK Konstruksi Bendung dan Bendungan

Dengan melihat banyaknya syarat dan jenjang, Anda mungkin merasa proses pengurusannya cukup panjang. Pertanyaannya, apa harus dilakukan sendiri? Anda bisa saja mengurusnya, tetapi banyak orang merasa kesulitan karena kurang memahami seluruh alurnya.

Di sinilah layanan dari Kreasi Mandiri dapat membantu. Kami hadir untuk mempermudah proses permohonan SKK agar Anda bisa fokus pada pekerjaan utama.

Kami menyediakan beberapa keunggulan seperti pengecekan dokumen, pendampingan selama proses, dan bantuan agar kendala bisa diminimalkan. Anda juga bisa berkonsultasi terlebih dahulu tanpa biaya. Dengan pendampingan yang tepat, proses pengajuan SKK akan terasa jauh lebih ringan.

Hubungi kami jika Anda ingin mendapatkan penjelasan lebih lengkap mengenai prosedur, syarat, atau jasa pengurusan SKK yang sesuai dengan bidang kerja Anda. Artikel ini ditutup dengan harapan Anda semakin memahami pentingnya SKK konstruksi bendungan sebagai bagian dari profesionalisme di dunia konstruksi.

 

Apa Itu SKTTK Sub Bidang Pembangkit Tenaga Listrik?

Apa Itu SKTTK Sub Bidang Pembangkit Tenaga Listrik?

Sebagai seseorang yang berprofesi di bidang pembangkit tenaga listrik mestinya Anda sudah mengantongi Serkom atau SKTTK pembangkit tenaga listrik. Sertifikat ini sangatlah penting untuk menunjukkan kompetensi dan keahlian secara formal.

SKTTK Sub Bidang Pembangkit Tenaga Listrik

Singkatnya tanpa memiliki SKTTK, kapasitas Anda sebagai tenaga ahli diragukan bahkan membuat perusahaan berpikir dua kali untuk melibatkan Anda dalam mengerjakan proyek besar.

Secara sederhana SKTTK pembangkit tenaga listrik adalah sertifikat kompetensi yang diberikan kepada pekerja profesional yang bertugas di sektor pembangkit tenaga listrik sesuai dengan tugasnya.

Level Jenjang Serkom Pembangkit Tenaga Listrik

Sebelum mengurus sertifikat ini, memahami jenjangnya sangat membantu agar Anda tidak salah menentukan level.

Menurut Kementerian ESDM, pemegang SKTTK terbagi menjadi tiga bagian yang menunjukkan tingkatan kompetensinya. Penjelasan ini akan memudahkan Anda menilai posisi serta pengalaman kerja yang sudah dimiliki.

  • Level 1 sampai 3 merupakan jenjang Operator atau Pelaksana. Pada level ini tenaga kerja menjalankan pekerjaan dasar dan operasional dengan tugas spesifik yang berada di bawah pengawasan level yang lebih tinggi.
  • Level 4 sampai 6 berada pada jenjang Teknisi atau Analis. Mereka memiliki kemampuan teknis dan analitis yang lebih tinggi dengan tanggung jawab yang berkaitan dengan perencanaan, konsultasi, hingga pengawasan.
  • Level 7 sampai 9 berada di kategori Ahli yaitu jenjang paling tinggi dalam bidang ketenagalistrikan pembangkit.

Jadi sebelum mengurus SKTTK, ada baiknya memahami posisi Anda agar prosesnya lebih mudah.

Okupasi Pembangkit Tenaga Listrik

Selain jenjang, memahami okupasi juga tidak kalah penting. Mengapa demikian? Karena setiap jabatan memiliki ruang lingkup tugas yang berbeda.

Okupasi ini juga menjadi acuan dalam menentukan materi uji, bukti portofolio dan persyaratan yang harus Anda siapkan. Selain itu, Anda juga mempelajari klasifikasi SKTTK jika ingin mengetahui bidang kompetensi selain pembangkit tenaga listrik.

Beberapa jenis okupasi pembangkit tenaga listrik mencakup beberapa bagian seperti:

  • Konsultansi Perencanaan (Level 1 – Level 6)
  • Konsultansi Pengawasan (Level 1 – Level 6)
  • Pembangunan & Pemasangan (Level 1 – Level 6)
  • Pemeriksaan dan Pengujian (Level 1 – Level 6)
  • Pengoperasian (Level 1 – Level 6)
  • Pemeliharaan (Level 1 – Level 6)
  • Pengoperasian PLTU Bahan Bakar Low Rank Coal (Level 1 – Level 4)
  • Ahli Pembangkitan Tenaga Listrik

Perusahaan Pembangkit Tenaga Listrik dan Kebutuhan Tenaga Ahlinya

Pada tahap ini, penting juga memahami bagaimana perusahaan pembangkit menentukan kebutuhan tenaga ahli.

Semua klasifikasi pembangkitan seperti PLTU, PLTG, PLTGU, PLTPB, PLTA, PLTA Skala Kecil dan Menengah, PLTD, PLTN dan PLTEBTKE memerlukan tenaga ahli dengan sertifikasi sesuai kebutuhan.

Anda mungkin bertanya apa yang membedakan tiap kategori perusahaan? Perbedaan ini terletak pada skala dan jumlah tenaga ahli yang diwajibkan.

  • Untuk kualifikasi kecil, perusahaan membutuhkan satu orang PJT level 5 dan satu orang TT level 3.
  • Pada kualifikasi menengah diperlukan satu orang PJT level 5 dan dua orang TT level 3.
  • Sedangkan untuk kualifikasi besar dibutuhkan satu orang PJT level 5 dan tiga orang TT level 3.

Dengan memahami kebutuhan ini Anda bisa mengukur peluang kerja dan kualifikasinya.

Bagaimana Cara Mendapatkan SKTTK Pembangkit Tenaga Listrik?

Pertanyaan ini sering muncul terutama bagi tenaga kerja yang baru pertama kali mengurus SKTTK.

Prosesnya memang cukup banyak, tetapi tidak serumit yang Anda bayangkan. Tenaga ahli bisa mengurusnya sendiri melalui LSK terdekat, atau menggunakan bantuan konsultan agar lebih cepat.

sub bidang pembangkit tenaga listrik

Kami dari PT Adhikari Kreasi Mandiri menyediakan layanan pengurusan SKTTK Serkom ESDM untuk membantu tenaga kerja mengurus sertifikasi tanpa khawatir salah langkah.

Baca juga: Panduan Cek Keaslian SKTTK, Ternyata Bisa Lewat Online?

Secara sederhana tahapan yang nantinya Anda lalui:

  1. Menghubungi tim kami untuk berkonsultasi
  2. Melengkapi persyaratan
  3. Melakukan pembayaran layanan
  4. Mengikuti arahan dari ahli dan mempersiapkan uji kompetensi
  5. Sertifikat terbit dan bisa langsung Anda gunakan

Persyaratan untuk Ajukan Serkom Listrik:

  • Surat Permohonan Uji Kompetensi
  • Form Daftar Riwayat Hidup
  • Form Okupasi Jabatan Ketenagalistrikan
  • Form Penilaian Mandiri Okupasi Jabatan Ketenagalistrikan
  • Kartu Tanda Penduduk (KTP / E-KTP)
  • Ijazah Terakhir
  • Softcopy foto 3×4, ukuran min. 1 MB format Jpg. Background merah, baju formal/seragam, jelas dan tidak buram
  • Foto/Video kerja sesuai Jabatan Kerja (Min 5 Foto)

Itu dia penjelasan mengenai SKTTK pembangkit tenaga listrik, semoga bisa bermanfaat. Jika Anda punya pertanyaan lebih lanjut silakan jangan ragu untuk menghubungi tim Kreasi Mandiri. Dapatkan solusi mudah mengurus sertifikat ini dengan menggunakan jasa pengurusan SKTTK.

Cara Buka Kantor Cabang Jasa Pengurusan Transportasi Terbaru

Cara Buka Kantor Cabang Jasa Pengurusan Transportasi Terbaru

Bagi Anda pemilik perusahaan cabang jasa pengurusan transportasi yang ingin memperluas jangkauan operasional, membuka kantor cabang adalah langkah strategis untuk memperbesar pasar dan meningkatkan kredibilitas usaha.

Namun, tahapan pembukaannya tidak bisa dilakukan secara sembarangan karena seluruh proses harus mengikuti ketentuan hukum yang berlaku.

Melalui penjelasan ini, kami membantu Anda memahami prosedur resminya agar proses perizinan dapat dijalankan secara tepat dan terhindar dari kendala administratif.

Baca juga: 5 Tantangan Perusahaan Jasa Pengurusan Transportasi dan Solusinya

Cara Membuka Kantor Cabang Jasa Pengurusan Transportasi

Membuka kantor cabang membutuhkan perencanaan dan persiapan yang matang. Tahapannya harus dijalankan secara sistematis agar permohonan izin tidak ditolak. Lalu seperti apa alurnya?

1. Melengkapi Persyaratan Utama

Langkah pertama adalah memastikan semua dokumen perusahaan telah siap untuk diajukan. Tahap ini penting karena akan menentukan diterima atau tidaknya permohonan pembukaan cabang.

  • Surat Izin Perusahaan Jasa Pengurusan Transportasi
  • Rekomendasi Pembukaan Kantor Cabang dari Penyelenggara Pelabuhan
  • Surat Keterangan Domisili Kantor Cabang yang dikeluarkan oleh Instansi yang berwenang
  • Surat Keputusan Pengangkatan Kepala Cabang yang ditandatangani oleh Penanggung Jawab Perusahaan
  • Foto copy NPWP
  • Foto copy KTP Kepala Cabang
  • Memiliki sarana perangkat lunak dan keras serta sistem informasi dan komunikasi yang terintegrasi dengan sistem informasi darat/laut/udara sesuai dengan perkembangan teknologi
  • Rekomendasi Dinas Perhubungan Provinsi setempat

Dokumen ini menjadi bukti legalitas operasional dan kesiapan perusahaan dalam menjalankan cabang secara profesional.

2. Mengajukan Permohonan ke OSS

Setelah dokumen lengkap, selanjutnya Anda perlu mengajukan permohonan melalui sistem Online Single Submission (OSS). Sistem ini menjadi pintu utama perizinan berusaha di Indonesia. Dokumen diunggah secara digital dan prosesnya dipantau langsung oleh instansi terkait. Apabila ada kekurangan, sistem akan memberikan notifikasi untuk segera diperbaiki.

Baca juga: Pembuatan SIUJPT PMA, Ini Persyaratan Utamanya

3. Mendapatkan Rekomendasi Pembukaan Cabang

Tahap ini menjadi validasi dari otoritas transportasi. Prosesnya mulai dari pengajuan berkas ke loket layanan. Petugas akan melakukan verifikasi, lalu menerbitkan surat rekomendasi jika semua persyaratan terpenuhi. Rekomendasi ini berfungsi sebagai dasar untuk memperoleh izin operasional cabang.

4. Proses Verifikasi Dokumen

Selanjutnya, pemeriksaan oleh pihak berwenang terhadap seluruh dokumen dan sarana teknis cabang. Verifikasi meliputi keabsahan legalitas, kesiapan infrastruktur, serta kesesuaian sistem informasi dalam operasional cabang jasa pengurusan transportasi.

5. Penerbitan Izin Operasional Cabang

Jika tahap verifikasi telah dinyatakan valid, maka izin operasional cabang akan diterbitkan. Dengan adanya izin ini, kantor cabang sudah dapat menjalankan fungsi pelayanan secara legal di wilayahnya masing-masing.

Manfaat Membuka Kantor Cabang untuk Sektor Ini

Mengapa banyak perusahaan memperluas jaringan melalui cabang jasa pengurusan transportasi? Selain faktor pasar, pembukaan cabang juga berkaitan langsung dengan peningkatan kepercayaan publik.

Memperluas Jangkauan Pasar dan Pelayanan

Pertama, dengan adanya cabang, perusahaan bisa mendekatkan layanan kepada pelanggan di daerah strategis. Hal ini membuat proses pengurusan transportasi lebih cepat, efisien, dan sesuai kebutuhan pasar di wilayah tertentu.

Meningkatkan Kredibilitas dan Kepercayaan Pelanggan

Kehadiran fisik menjadi bukti keseriusan usaha. Perusahaan yang memiliki cabang resmi umumnya lebih profesional dan terpercaya sehingga lebih mudah mendapatkan kerja sama dengan pemilik barang, eksportir, atau importir.

Mempermudah Koordinasi dan Operasional Lapangan

Selain itu, cabang juga memudahkan kontrol armada, pengawasan kegiatan logistik, dan koordinasi antardivisi. Ini memastikan proses pengiriman barang berjalan tepat waktu dan minim hambatan di lapangan.

Efisiensi Pelayanan dan Respons Pasar

Lokasi cabang yang dekat dengan titik kegiatan transportasi membuat respons terhadap kebutuhan pelanggan menjadi lebih cepat. Kedekatan geografis ini juga meningkatkan efisiensi biaya operasional.

Memenuhi Persyaratan Regulasi

Beberapa daerah menerapkan regulasi khusus yang mengharuskan perusahaan memiliki kantor cabang untuk dapat mengurus izin transportasi. Dengan membuka cabang resmi, perusahaan lebih mudah mendapatkan legalitas di daerah tersebut.

Membuka cabang jasa pengurusan transportasi adalah langkah penting untuk meningkatkan daya saing dan memperluas jangkauan bisnis.

Meski prosesnya membutuhkan persiapan dokumen dan verifikasi teknis, hasilnya sepadan dengan peluang pasar.

Jika Anda belum memiliki izin usaha jasa pengurusan transportasi atau membutuhkan pendampingan pembukaan kantor cabang, tim Kreasi Mandiri siap membantu mulai dari konsultasi hingga pengurusan dokumen SIUJPT.

Anda dapat menghubungi kami untuk mendapatkan solusi jasa pengurusan SIUJPT sesuai kebutuhan perusahaan Anda.

FAQ

1. Apa itu kantor cabang jasa pengurusan transportasi?
Kantor cabang adalah perpanjangan operasional dari perusahaan utama yang menjalankan layanan pengurusan transportasi di wilayah lain secara legal dan terdaftar.

2. Apakah membuka kantor cabang wajib memiliki izin khusus?
Ya, perusahaan wajib memperoleh izin operasional cabang melalui OSS dan rekomendasi dari otoritas pelabuhan atau bandar udara.

3. Apa manfaat utama memiliki kantor cabang?
Kantor cabang membantu memperluas pasar, meningkatkan pelayanan, dan memperkuat kredibilitas perusahaan di wilayah operasional.

4. Berapa lama proses pembukaan kantor cabang?
Waktu pengurusan bisa berbeda tergantung kelengkapan dokumen dan proses verifikasi instansi terkait.

 

Pembuatan SIUJPT PMA, Ini Persyaratan Utamanya

Pembuatan SIUJPT PMA, Ini Persyaratan Utamanya

SIUJPT PMA adalah izin usaha jasa pengurusan transportasi yang wajib dimiliki oleh PT PMA (Penanaman Modal Asing) yang ingin melakukan aktivitas operasional di Indonesia.

Dalam proses penerbitan izin ini, pemerintah menetapkan berbagai persyaratan yang harus dipenuhi agar perusahaan memiliki legalitas yang kuat dan diakui secara hukum. Apakah pengurusan SIUJPT PMA tergolong rumit?

Tidak, selama memahami tahapannya dan menyiapkan dokumen sejak awal, prosesnya bisa berjalan lancar.

Kreasi Mandiri hadir sebagai konsultan perizinan yang siap membantu perusahaan asing menyiapkan seluruh dokumen sesuai standar regulasi.

Namun sebelum mengajukan permohonan, mari pahami terlebih dahulu apa saja persyaratan utamanya berikut penjelasannya.

Persyaratan untuk Mengurus SIUJPT PMA, Perhatikan!

Sebelum memasuki proses verifikasi oleh instansi pemerintah, perusahaan wajib memastikan kelengkapan dokumen administratif dan kesiapan teknis. Tahapan ini menjadi kunci diterimanya permohonan izin.

A. Persyaratan Administrasi

Pertama, perusahaan diminta menunjukkan legalitas badan usaha, identitas penanggung jawab, serta bukti kemampuan modal. Tujuannya adalah memastikan bahwa investasi asing benar-benar siap menjalankan bisnis di bidang pengurusan transportasi.

  1. Surat permohonan bermaterai yang ditujukan kepada Kepala Dinas Penanaman Modal dan PTSP.
  2. Salinan KTP penanggung jawab perusahaan.
  3. NPWP Direktur Utama dan NPWP perusahaan.
  4. Akta Pendirian PT khusus jasa pengurusan transportasi, beserta seluruh perubahan.
  5. Izin penanaman modal dengan nilai investasi minimal USD 4.000.000, dan 25% dari modal dasar wajib disetor penuh dengan bukti audit.
  6. Bukti kepemilikan atau sewa tempat usaha minimal dua tahun.
  7. Izin tinggal terbatas (ITAS) bagi tenaga kerja asing.
  8. Izin mempekerjakan tenaga kerja asing (IMTA) dari Kementerian Ketenagakerjaan.
  9. Tenaga ahli WNI dengan ijazah minimal D-III di bidang logistik, transportasi, atau sertifikat profesi terkait.

Persyaratan administratif ini menunjukkan bahwa pemerintah ingin memastikan perusahaan memiliki struktur hukum dan finansial yang sehat sebelum mengelola kegiatan forwarding.

B. Persyaratan Teknis

Selain dokumen legal, perusahaan harus siap secara operasional. Fasilitas dan sistem informasi menjadi indikator bahwa perusahaan mampu memberikan layanan transportasi terpadu.

  1. Memiliki atau menguasai kendaraan operasional roda empat dengan bukti kepemilikan atau sewa resmi.
  2. Memiliki sistem perangkat keras dan lunak yang terintegrasi dengan sistem transportasi darat, laut, udara, atau perkeretaapian.

Dengan terpenuhinya dua aspek ini, perusahaan dianggap layak untuk menjalankan fungsi manajemen logistik secara profesional.

Baca juga: Ini 5 Manfaat yang Didapatkan dengan Mengurus IUJPT

Apa Bedanya SIUJPT PMA dan PMDN?

Memahami perbedaan ini penting untuk menentukan jenis izin yang tepat. Banyak perusahaan asing mempertimbangkan apakah lebih baik masuk sebagai PMA atau bekerja sama dengan pihak lokal (PMDN)? Berikut indikator pembeda yang perlu Anda cermati:

AspekSIUJPT PMDNSIUJPT PMA
Sumber ModalSeluruhnya dari dalam negeriDapat seluruhnya asing atau patungan
Lembaga PenerbitDinas ProvinsiBKPM Pusat
Modal SetorFleksibelMinimal 25% dari modal dasar
Tenaga KerjaUmumnya tenaga lokalWajib tenaga ahli lokal dan TKA sesuai aturan
Pembatasan SektorRelatif lebih luasMengacu daftar investasi pemerintah

Perbedaan ini menunjukkan bahwa izin SIUJPT PMA memiliki aturan yang lebih ketat karena melibatkan modal asing sehingga pengawasan dilakukan secara langsung oleh pemerintah pusat.

Baca juga: Sanksi Jasa Pengurusan Transportasi yang Melanggar Kewajibannya

Bagaimana Cara Mengurus SIUJPT PMA?

Tahapan pengurusan izin dilakukan melalui sistem OSS RBA (Online Single Submission Risk Based Approach). Perusahaan dapat mengurus secara mandiri, namun banyak pemohon yang memilih bekerja sama dengan konsultan resmi karena prosesnya melibatkan verifikasi dokumen yang cukup mendetail.

Tahapan umum pengurusan:

  • Pendaftaran PT PMA
  • Pengajuan izin dasar dan komitmen modal
  • Verifikasi perizinan berusaha berbasis risiko
  • Pengunggahan dokumen teknis dan administratif
  • Penerbitan SIUJPT PMA secara elektronik

Apakah penggunaan jasa konsultan diperbolehkan? Tentu saja. Sistem OSS RBA dirancang fleksibel, sehingga perusahaan dapat menunjuk pihak yang berpengalaman agar prosesnya lebih cepat dan minim kesalahan.

PT Adhikari Kreasi Mandiri telah berpengalaman menangani pengurusan SIUJPT PMA maupun PMDN dan siap membantu mulai dari tahap persiapan dokumen, pengajuan izin, hingga terbitnya NIB dan izin operasional.

Jika Anda membutuhkan solusi yang lebih efektif tanpa membuang waktu, menggunakan jasa profesional bisa menjadi pilihan terbaik.

Mengurus SIUJPT PMA membutuhkan pemahaman tentang regulasi permodalan asing, dokumen legal perusahaan, hingga kesiapan teknis operasional.

Dengan memenuhi seluruh persyaratan administratif dan teknis secara lengkap, perusahaan dapat memperoleh izin dengan lebih cepat dan menghindari penolakan.

Jika Anda ingin proses yang praktis, aman, dan sesuai aturan, layanan pengurusan jasa pengurusan SIUJPT dari Kreasi Mandiri bisa menjadi mitra terbaik untuk mencapai tujuan bisnis Anda.